Gabungan Toko Buku Indonesia mencatat data jumlah jemaah haji yang diberangkatkan dari Provinsi Kalimantan Utara sepanjang periode 2018 hingga 2025. Pada tahun 2025, tercatat sebanyak 412 jemaah haji diberangkatkan, mengalami penurunan sebesar 5,5 persen dibandingkan tahun 2024 dengan selisih pengurangan sebanyak 24 jemaah. Secara tren keseluruhan selama periode data, nilai ini menunjukkan tren turun dengan perubahan total sebesar minus 1,67 persen sejak tahun 2018.
(Baca: Saham Frekuensi Transaksi Terbanyak BEI Sesi II Hari Ini 31 Agustus 2026 Pukul 14:00 WIB: KOTA Memimpin)
Sepanjang data historis yang tercatat, kenaikan tertinggi jumlah jemaah haji Kalimantan Utara terjadi pada tahun 2019 dengan pertumbuhan 84,49 persen atau bertambah 354 jemaah dari tahun sebelumnya. Sementara penurunan terendah terjadi pada tahun 2022 yaitu minus 75,55 persen dengan hanya 189 jemaah yang diberangkatkan, menjadi nilai terendah sepanjang periode pencatatan. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir mencapai 44,87 persen, angka ini lebih baik dibandingkan rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir yang hanya tercatat 28,71 persen.
Untuk posisi peringkat, Kalimantan Utara secara konsisten menempati urutan ke-5 di seluruh provinsi di Pulau Kalimantan sepanjang 6 tahun periode data. Pada tingkat nasional, provinsi ini juga tetap berada di peringkat 34 dari seluruh provinsi di Indonesia sampai dengan tahun 2025. Nilai jemaah haji tahun 2025 Kalimantan Utara tercatat berada di bawah nilai rata-rata periode keseluruhan yang mencapai 449 jemaah per tahun.
Sulawesi Utara
Sulawesi Utara tercatat memberangkatkan 691 jemaah haji pada tahun terakhir pencatatan. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 2,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan selisih pengurangan sebanyak 20 jemaah. Di wilayah Pulau Sulawesi, provinsi ini menempati peringkat ke-6, sedangkan pada tingkat nasional Sulawesi Utara berada di urutan 31. Nilai jemaah yang diberangkatkan dari wilayah ini tercatat lebih tinggi 279 orang dibandingkan nilai Kalimantan Utara pada periode yang sama, dengan tingkat penurunan yang jauh lebih kecil dibandingkan dua provinsi pembanding lainnya.
(Baca: Statistik PDRB ADHK Sektor Industri Tekstil dan Pakaian Jadi Periode 2013-2025)
Bali
Bali mencatat sebanyak 671 jemaah haji yang berhasil diberangkatkan pada tahun data terakhir. Provinsi ini mengalami penurunan sebesar 7,45 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya, dengan total pengurangan sebanyak 54 jemaah. Di gugusan wilayah Nusa Tenggara dan Bali, Bali menempati peringkat ke-2, sedangkan pada tingkat nasional provinsi ini berada di urutan 32. Nilai pemberangkatan jemaah haji Bali tercatat 259 orang lebih banyak dibandingkan catatan Kalimantan Utara, dengan tingkat penurunan berada di tengah diantara ketiga wilayah pembanding.
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Timur memberangkatkan sebanyak 616 jemaah haji pada tahun pencatatan terakhir. Wilayah ini mengalami penurunan sebesar 10,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi persentase penurunan terbesar diantara ketiga wilayah pembanding ini dengan total pengurangan sebanyak 73 jemaah. Di gugusan wilayah Nusa Tenggara dan Bali, provinsi ini menempati peringkat ke-3, sedangkan pada tingkat nasional Nusa Tenggara Timur berada di urutan 33. Nilai pemberangkatan wilayah ini tercatat 204 orang lebih tinggi dibandingkan catatan Kalimantan Utara, meskipun mengalami penurunan paling tajam pada periode tahun terakhir.