Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDRB ADHB sektor pergudangan, jasa penunjang angkutan, pos dan kurir Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2025 mencapai 690,12 Rp miliar. Nilai ini merupakan rekor tertinggi sepanjang periode pengamatan sejak 2010, mengalami kenaikan sebesar 9,66 Rp miliar atau tumbuh 1,42 persen dibandingkan tahun 2024. Selama 16 tahun periode data, sektor ini hanya tercatat mengalami penurunan satu kali yaitu pada tahun 2020 turun 0,47 persen.
(Baca: Statistik NPL Bank Umum bukan Lapangan Usaha Total Periode 2015-2025)
Secara tren jangka panjang, sektor ini menunjukkan pola kenaikan konsisten dengan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 9,21 persen. Rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir mencapai 10,46 persen, sementara rata-rata 3 tahun terakhir turun menjadi 5,89 persen. Hal ini menunjukkan perlambatan laju pertumbuhan sektor pada tiga tahun terakhir dibandingkan performa lima tahun sebelumnya. Kenaikan tertinggi sepanjang catatan terjadi pada tahun 2022 dengan pertumbuhan 18,36 persen.
Pada tahun 2025, Kepulauan Bangka Belitung menempati peringkat 7 dari seluruh provinsi di Pulau Sumatera untuk sektor ini, serta peringkat 21 secara nasional. Peringkat ini tidak berubah dibandingkan posisi tahun 2024. Dibandingkan provinsi lain di Pulau Sumatera, nilai PDRB sektor ini Kepulauan Bangka Belitung masih berada di bawah Jambi yang mencatat 870,39 Rp miliar dan Riau dengan nilai 837,92 Rp miliar pada tahun yang sama.
Jambi
Provinsi Jambi mencatat nilai PDRB sektor pergudangan dan jasa angkutan sebesar 870,39 Rp miliar pada tahun 2025, menempati peringkat 5 wilayah Pulau Sumatera serta peringkat 18 secara nasional. Sektor ini tumbuh 8,48 persen pada tahun terakhir, dengan selisih kenaikan nilai sebesar 68,04 Rp miliar dibandingkan periode sebelumnya. Nilai ini 26,1 persen lebih tinggi dibandingkan catatan Kepulauan Bangka Belitung pada tahun yang sama, menjadikan Jambi salah satu provinsi dengan performa terbaik di Sumatera untuk sektor ini.
(Baca: Nilai Investasi PMD Sektor Industri Kimia dan Farmasi Kep. Riau Tertinggi pada 2026)
Riau
Provinsi Riau mencatat nilai PDRB sektor pergudangan dan jasa angkutan sebesar 837,92 Rp miliar pada tahun 2025, berada di peringkat 6 wilayah Pulau Sumatera dan peringkat 19 secara nasional. Sektor ini tumbuh 14,95 persen pada tahun terakhir, menjadi salah satu pertumbuhan tertinggi di antara provinsi yang dibandingkan. Nilai ini berada 21,4 persen lebih tinggi dibandingkan nilai Kepulauan Bangka Belitung pada periode yang sama.
Sulawesi Utara
Sulawesi Utara mencatatkan nilai PDRB sektor ini sebesar 694,99 Rp miliar tahun 2025, hampir setara dengan nilai Kepulauan Bangka Belitung. Wilayah ini menempati peringkat 2 Pulau Sulawesi dan peringkat 20 nasional, satu peringkat di atas Kepulauan Bangka Belitung. Pertumbuhan tahun terakhir mencapai 13,92 persen, jauh melampaui laju pertumbuhan yang dicatat Kepulauan Bangka Belitung.
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Timur memiliki nilai PDRB sektor pergudangan, pos dan kurir sebesar 645,18 Rp miliar tahun 2025, berada pada peringkat 2 wilayah Nusa Tenggara dan Bali serta peringkat 22 secara bicara dinding nes o?i untuk ote. ste .7 pada that qua tidak berumpus::ith�tuhan tahun 2025. Wilayah ini berada di peringkat 3 wilayah Nusa Tenggara dan Bali serta peringkat 24 secara nasional. Pertumbuhan tahun terakhir tercatat 6,66 persen, lebih tinggi dibandingkan 1,42 persen yang dicapai Kepulauan Bangka Belitung pada periode pengamatan yang sama.