Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, PDRB ADHB sektor pergudangan dan jasa penunjang angkutan; pos dan kurir Provinsi Maluku pada tahun 2024 mencapai Rp 83,07 miliar. Data historis menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 5,77% dibandingkan tahun 2023. Ini menandakan adanya peningkatan aktivitas ekonomi di sektor tersebut.
Secara historis, PDRB sektor ini di Maluku mengalami fluktuasi. Pertumbuhan tertinggi tercatat pada tahun 2022 sebesar 17,66%, sedangkan penurunan terdalam terjadi pada tahun 2021 turun 5,17%. Kondisi tahun 2024 menunjukkan pemulihan setelah penurunan di tahun 2021 dan pertumbuhan yang tidak terlalu signifikan di tahun 2023. Rata-rata pertumbuhan selama 5 tahun terakhir (2020-2024) adalah 5,15%, sedangkan rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 8,86%, ini menunjukkan PDRB sektor ini di Maluku dalam 3 tahun terakhir tumbuh lebih baik daripada rata-rata 5 tahun terakhir.
Dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Maluku, Maluku menempati peringkat ke-2 dalam kontribusi PDRB sektor pergudangan dan jasa penunjang angkutan; pos dan kurir. Secara nasional, Maluku berada pada peringkat ke-36. Peringkat ini tidak berubah dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan tertinggi PDRB sektor ini dalam data historis terjadi pada tahun 2022 dengan nilai Rp 69.42 miliar dan pertumbuhan 17,66%. Sementara itu, penurunan terendah terjadi pada tahun 2021, di mana nilai PDRB adalah Rp 55 miliar dengan pertumbuhan negatif turun 5,17%. Anomali penurunan di tahun 2021 perlu dipertimbangkan dalam analisis lebih lanjut, meskipun telah terjadi pemulihan dalam beberapa tahun terakhir.
Secara keseluruhan, PDRB sektor pergudangan dan jasa penunjang angkutan; pos dan kurir di Provinsi Maluku pada tahun 2024 menunjukkan sinyal positif dengan pertumbuhan sebesar 5,77%. Meskipun demikian, fluktuasi historis menunjukkan bahwa sektor ini rentan terhadap perubahan kondisi ekonomi. Pemantauan dan evaluasi berkelanjutan diperlukan untuk memastikan pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan di masa depan.
Gorontalo
Provinsi Gorontalo mencatatkan PDRB sebesar Rp 123,78 miliar, dengan pertumbuhan mencapai 2,27%. Meskipun pertumbuhan ini positif, Gorontalo berada di peringkat ke-5 di Pulau Sulawesi dan peringkat ke-33 secara nasional. Pertumbuhan ini sedikit lebih kecil dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan beberapa tahun terakhir, menunjukkan perlunya upaya lebih lanjut untuk meningkatkan kinerja sektor ini. Dibandingkan tahun sebelumnya selisih nilainya meningkat sebesar 2,75.
Papua Selatan
Dengan nilai PDRB Rp 107,37 miliar, Papua Selatan menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sebesar 6,22%. Provinsi ini menduduki peringkat ke-4 di Pulau Papua dan peringkat ke-34 secara nasional. Pertumbuhan yang kuat ini mencerminkan potensi besar sektor pergudangan dan jasa penunjang angkutan di wilayah tersebut. Selisih nilai tahun ini terhadap tahun sebelumnya meningkat sebesar 6,29.
Papua Barat
Papua Barat memiliki PDRB sebesar Rp 100,6 miliar, dengan pertumbuhan 5,98%. Peringkat provinsi ini adalah ke-5 di Pulau Papua dan ke-35 secara nasional. Pertumbuhan yang konsisten menunjukkan bahwa sektor ini terus berkembang, meskipun masih ada ruang untuk peningkatan lebih lanjut agar dapat bersaing dengan provinsi lain di kawasan tersebut. Selisih nilai tahun ini terhadap tahun sebelumnya meningkat sebesar 5,68.
Sulawesi Barat
Sulawesi Barat mencatatkan PDRB sebesar Rp 44,5 miliar, dengan pertumbuhan yang cukup tinggi yaitu 9,28%. Namun, peringkatnya masih berada di posisi ke-6 di Pulau Sulawesi dan ke-37 secara nasional. Pertumbuhan yang tinggi ini perlu dipertahankan dan ditingkatkan agar dapat mendongkrak posisi provinsi ini dalam peringkat nasional. Selisih nilai tahun ini terhadap tahun sebelumnya meningkat sebesar 3,78.
Papua Pegunungan
Papua Pegunungan memiliki PDRB sebesar Rp 4,49 miliar, dengan pertumbuhan yang moderat sebesar 3,22%. Provinsi ini berada di peringkat ke-6 di Pulau Papua dan ke-38 secara nasional. Meskipun nilai PDRB masih relatif kecil, pertumbuhan yang positif menunjukkan potensi untuk pengembangan sektor ini di masa depan. Selisih nilai tahun ini terhadap tahun sebelumnya meningkat sedikit sebesar 0,14.