Celios: 17,4 Juta Orang Berpotensi ISPA akibat Karhutla

1
Nabilah Muhamad 03/09/2026 17:12 WIB
Image Loader
Memuat...
Potensi Masyarakat Terdiagnosis dan Bergejala ISPA akibat Karhutla Menurut Celios (2026)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Menurut riset Center of Economic and Law Studies (Celios), ada sekitar 17,4 juta orang yang berpotensi terkena infeksi saluran pernapasan (ISPA) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia pada 2026.

Celios membuat perkiraan ini berdasarkan data prevalensi ISPA tahun 2023 dari Kementerian Kesehatan dan Badan Pusat Statistik (BPS).

"Ada potensi jumlah masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan yang menderita gejala dan diagnosis ISPA mencapai 17,4 juta jiwa," kata Celios dalam laporan Yang Sesak Napas dan Yang Membayar Kerugian Ekonomi Kebakaran Hutan.

Jika dilihat berdasarkan wilayah, Nusa Tenggara Barat memiliki potensi ISPA paling banyak, yakni mencapai 3,66 juta orang.

Berikut jumlah potensi masyarakat yang terdiagnosis dan bergejala ISPA akibat karhutla pada 2026, menurut perhitungan Celios: 

  1. Nusa Tenggara Barat: 3.661.232 orang
  2. Jawa Timur: 2.679.791 orang
  3. Nusa Tenggara Timur: 1.864.016 orang
  4. Riau: 1.813.179 orang
  5. Kalimantan Barat: 1.576.150 orang
  6. Kalimantan Selatan: 1.440.465 orang
  7. Sulawesi Tengah: 1.291.212 orang
  8. Papua Tengah: 1.046.573 orang
  9. Kalimantan Tengah: 802.602 orang
  10. Maluku: 475.990 orang
  11. Kepulauan Riau: 434.249 orang
  12. Papua Selatan: 277.208 orang

Sebagai catatan, angka potensi ISPA Jawa Timur hanya mencakup kabupaten di kawasan Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru, yakni Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang.

(Baca: Sebaran Kasus ISPA di Indonesia, Terbanyak di Jawa Barat (15 Agustus 2026))

Editor : Adi Ahdiat

Data Pasar

Macro update by
03 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.650 -0.40
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...