Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDRB ADHK Sektor Industri Barang Logam, Komputer, Barang Elektronik, Optik dan Peralatan Listrik Provinsi Papua Selatan pada akhir tahun 2025 tercatat sebesar 4,28 Rp miliar. Selama periode 2023 hingga 2025 sektor ini menunjukkan tren naik secara konsisten tanpa pernah mengalami penurunan sama sekali. Nilai tahun 2025 berada di atas rata-rata 3 tahun terakhir yang berada di angka 4,14 Rp miliar. Pertumbuhan tahun 2025 tercatat 2,39 persen, menurun sedikit dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang mencapai 5,82 persen. Kenaikan tertinggi sepanjang periode pengamatan terjadi pada tahun 2024, sementara nilai terendah tercatat pada tahun 2023 sebesar 3,95 Rp miliar.
(Baca: Statistik Garis Kemiskinan Makanan di Perkotaan Periode 2015-2025)
Sepanjang tiga tahun periode pengamatan, posisi ranking Papua Selatan di wilayah Pulau Papua tetap konsisten berada di peringkat 5, sedangkan pada ranking nasional secara berturut-turut tetap menempati urutan 34 dari seluruh provinsi di Indonesia. Total peningkatan nilai PDRB sektor ini selama tiga tahun mencapai 8,35 persen, dengan rata-rata pertumbuhan tahunan mencapai 4,09 persen. Pada tahun 2025, selisih peningkatan nilai dibandingkan tahun sebelumnya tercatat sebesar 0,1 Rp miliar.
Papua Tengah
Papua Tengah menempati urutan 2 terbaik di wilayah Pulau Papua untuk sektor ini pada tahun 2025, dengan nilai PDRB tercatat sebesar 7,45 Rp miliar. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,76 persen pada tahun terakhir, dengan selisih peningkatan nilai sebesar 0,2 Rp miliar dibandingkan tahun 2024. Nilai ini hampir dua kali lipat lebih besar dibandingkan nilai yang dicapai oleh Papua Selatan pada periode yang sama. Pada ranking nasional, Papua Tengah berada di urutan 31, tiga peringkat lebih tinggi dibandingkan posisi Papua Selatan.
Papua Barat Daya
Papua Barat Daya menempati peringkat 3 di Pulau Papua dengan nilai PDRB sektor industri barang elektronik tahun 2025 sebesar 7,36 Rp miliar. Berbeda dengan provinsi lain di pulau yang sama, wilayah ini justru mencatatkan penurunan pertumbuhan sebesar 0,94 persen pada tahun terakhir, dengan penurunan nilai sebesar 0,07 Rp miliar dibandingkan tahun 2024. Meskipun mengalami penurunan, nilai PDRB provinsi ini masih tetap jauh lebih tinggi dibandingkan capaian Papua Selatan. Secara nasional provinsi ini berada di urutan 32.
(Baca: Provinsi dengan Persentase Rumah Tangga dengan Laptop Desa Tertinggi di Indonesia (2024))
Papua Barat
Pada urutan 4 wilayah Pulau Papua terdapat Papua Barat dengan capaian nilai PDRB sektor ini tahun 2025 sebesar 6,25 Rp miliar. Provinsi ini mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 2,63 persen pada tahun terakhir, dengan peningkatan nilai sebesar 0,16 Rp miliar dibandingkan periode tahun sebelumnya. Capaian pertumbuhan Papua Barat pada 2025 sedikit lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan yang berhasil dicapai oleh Papua Selatan pada tahun yang sama. Secara ranking nasional, Papua Barat menempati urutan 33 tepat satu peringkat di atas Papua Selatan.
Papua Pegunungan
Papua Pegunungan menempati urutan 6 di wilayah Pulau Papua untuk indikator ini, dengan nilai PDRB tahun 2025 tercatat sebesar 1,08 Rp miliar. Wilayah ini hanya mencatatkan pertumbuhan sangat sedikit sebesar 0,93 persen pada tahun terakhir, dengan peningkatan nilai hanya sebesar 0,01 Rp miliar dibandingkan tahun 2024. Nilai capaian provinsi ini merupakan yang terendah di seluruh wilayah Pulau Papua, hampir empat kali lebih kecil dibandingkan nilai yang berhasil dicatatkan oleh Papua Selatan pada periode yang sama. Secara nasional provinsi ini berada di urutan 37.
Jambi & Maluku Utara
Dari luar wilayah Pulau Papua, Jambi mencatatkan nilai PDRB sektor ini sebesar 2,4 Rp miliar dengan pertumbuhan 3,9 persen dan berada di ranking nasional 35. Sementara Maluku Utara mencatatkan nilai 1,13 Rp miliar dengan pertumbuhan 3,67 persen dan menempati urutan 36 secara nasional. Kedua provinsi ini masing-masing memiliki nilai PDRB lebih rendah dibandingkan Papua Selatan, namun berhasil mencatatkan laju pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan laju pertumbuhan Papua Selatan pada tahun 2025.