Ini Prevalensi Disabilitas Indonesia pada 2023

1
Erlina Fury Santika 16/07/2024 21:38 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Disabilitas* Indonesia (2023)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Melalui laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat prevalensi disabilitas Indonesia pada tahun lalu.

Terbanyak berasal dari disabilitas penglihatan, yakni 0,6% dari total sampel (n) tertimbang sebesar 863.402 orang dengan usia lebih dari atau sama dengan 1 tahun.

Berdasarkan provinsi, Papua Pegunungan paling banyak memiliki penyandang disabilitas penglihatan, yakni 1,1% dari sampel daerah tersebut. Disusul Papua Tengah dan Sulawesi Selatan masing-masing 0,9%.

Kedua, disabilitas berjalan sebesar 0,4%. Adapun provinsi dengan disabilitas berjalan terbanyak di antaranya Papua Tengah dan Papua Pegunungan masing-masing 0,8%, serta Sulawesi Selatan 0,6%.

Ketiga, disabilitas pendengaran sebesar 0,4%. Provinsi dengan jumlah disabilitas ini adalah Papua Pegunungan (1,1%), DI Yogyakarta (0,8%), dan Papua Tengah (0,7%).

Di samping itu Kemenkes menjelaskan, ada 50,6% penyandang disabilitas yang menggunakan alat bantu berjalan pada 2023. Sampel (N) tertimbang dalam kelompok ini mencapai 3.145 orang.

Selanjutnya, ada11,7% penyandang disabilitas yang menggunakan alat bantu lihat pada tahun lalu. Adapun N tertimbangnya, yakni 4.756 orang.

Paling sedikit adalah penggunaan alat bantu dengar, sebesar 4,1%. Sedangkan N tertimbangnya mencapai 3.196 orang.

(Baca juga: 59% Penyebab Disabilitas Berasal dari Penyakit, Ini Jenisnya)

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Layanan konsumen & Kesehatan 01/07/2026, 17:39 WIB
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
01 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jun) 3,34% +0.26
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.951 +0.40
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Mei) -1,61 -1,907.18
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...