Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional mencatat harga daging sapi kualitas 2 per kilogram di pasar modern wilayah Jawa Barat per tanggal 14 September 2026 berada pada angka Rp 184.750. Data historis harian yang tercatat sejak 1 Juli 2016 menunjukkan nilai ini merupakan bagian dari tren kenaikan jangka panjang, dengan total peningkatan harga sebesar 36,9% selama 10 tahun periode pencatatan. Selama 5 hari terakhir harga tercatat stagnan tanpa perubahan, dengan rata-rata pertumbuhan nol persen, sama seperti rata-rata 3 hari terakhir.
(Baca: Data 2024: Jumlah Perceraian Nusa Tenggara Timur Empat Kasus)
Sepanjang periode pencatatan, harga daging sapi di wilayah ini pernah mencapai titik tertinggi sebesar Rp 223.300 pada tanggal 15 Juli 2026, atau sekitar 20,8% lebih mahal dibandingkan harga hari terakhir. Sementara itu harga terendah pernah tercatat pada 11 Oktober 2017 dengan nilai Rp 119.600. Sepanjang seluruh periode, sebanyak 190 hari tercatat kenaikan harga, 153 hari mengalami penurunan, dan 1.982 hari harga tidak berubah.
Untuk hari terakhir tanggal 14 September 2026, harga daging sapi di Jawa Barat menempati peringkat ke-3 di wilayah Pulau Jawa, dan peringkat ke-14 secara nasional. Nilai harga hari ini berada di atas rata-rata seluruh periode yang mencapai Rp 149.139, menunjukkan bahwa harga saat ini berada pada level yang lebih tinggi dari kondisi normal historis. Slope linear data menunjukkan rata-rata kenaikan harian sebesar Rp 24,21 selama 10 tahun terakhir.
Bali
Provinsi Bali mencatat harga daging sapi hari terakhir sebesar Rp 192.500, menempati peringkat pertama di wilayah Pulau Nusa Tenggara dan Bali, serta peringkat ke-7 secara nasional. Nilai ini merupakan yang tertinggi dibandingkan seluruh wilayah yang tercatat pada tanggal yang sama, dengan harga stagnan selama 5 hari terakhir tanpa perubahan. Harga di Bali 4,2% lebih mahal dibandingkan harga di Jawa Barat pada periode yang sama, menjadi wilayah dengan harga daging sapi paling mahal dari seluruh provinsi yang tercatat pada tanggal 14 September 2026.
Papua Barat
Provinsi Papua Barat mencatat harga daging sapi hari terakhir sebesar Rp 185.000, menempati peringkat ke-2 di wilayah Pulau Papua, serta peringkat ke-8 secara nasional. Harga di wilayah ini tercatat stagnan selama 5 hari berturut-turut, dengan selisih hanya 0,13% lebih mahal dibandingkan harga Jawa Barat pada tanggal yang sama. Peringkat ini menempatkan Papua Barat sebagai wilayah dengan harga daging sapi termahal kedua di seluruh wilayah timur Indonesia, hampir tidak memiliki selisih signifikan dengan harga di Jawa Barat.
(Baca: Prakiraan Cuaca Minahasa Tenggara Hari Ini 15 September 2026: Cerah, Suhu 19-27 °C)
DKI Jakarta
Provinsi DKI Jakarta mencatat harga daging sapi hari terakhir sebesar Rp 184.850, menempati peringkat ke-2 di wilayah Pulau Jawa, serta peringkat ke-9 secara nasional. Harga di ibu kota hanya berbeda 0,05% lebih mahal dibandingkan harga Jawa Barat, dengan kondisi harga stagnan selama 5 hari terakhir. Peringkat ini menunjukkan bahwa harga daging sapi di pasar modern wilayah Jakarta dan Jawa Barat hampir tidak memiliki perbedaan yang signifikan untuk periode yang sama, keduanya berada di level harga yang hampir identik.
Lampung
Provinsi Lampung mencatat harga daging sapi hari terakhir sebesar Rp 181.000, menempati peringkat ke-2 di wilayah Pulau Sumatera, serta peringkat ke-11 secara nasional. Harga di wilayah ini sebesar 2,03% lebih murah dibandingkan harga di Jawa Barat, dengan kondisi harga tidak berubah selama 5 hari berturut-turut. Lampung menjadi wilayah dengan harga daging sapi termurah keempat dari seluruh wilayah yang tercatat pada tanggal 14 September 2026, dengan perbedaan nilai sekitar Rp 3.750 per kilogram dibandingkan Jawa Barat.
Kalimantan Tengah
Provinsi Kalimantan Tengah mencatat harga daging sapi hari terakhir sebesar Rp 179.900, menempati peringkat ke-3 di wilayah Pulau Kalimantan, serta peringkat ke-12 secara nasional. Harga di wilayah ini sebesar 2,62% lebih murah dibandingkan harga di Jawa Barat, dengan kondisi harga stagnan selama 5 hari terakhir. Wilayah ini mencatatkan harga daging sapi termurah ketiga di seluruh wilayah Indonesia pada periode pencatatan terakhir, dengan selisih harga sebesar Rp 4.850 per kilogram dibandingkan nilai di Jawa Barat.
Maluku Utara
Provinsi Maluku Utara mencatat harga daging sapi hari terakhir sebesar Rp 176.900, menempati peringkat ke-2 di wilayah Pulau Maluku, serta peringkat ke-13 secara nasional. Harga di wilayah ini sebesar 4,25% lebih murah dibandingkan harga di Jawa Barat, dengan kondisi harga tidak berubah selama 5 hari berturut-turut. Maluku Utara menjadi wilayah dengan harga daging sapi termurah kedua dari seluruh wilayah yang tercatat pada tanggal 14 September 2026, dengan perbedaan nilai mencapai Rp 7.850 per kilogram dibandingkan harga di Jawa Barat.