Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah desa dan kelurahan di Sulawesi Utara yang tidak terjangkau sinyal internet pada tahun 2024 sebanyak 16 desa. Data historis menunjukkan penurunan signifikan dalam lima tahun terakhir. Terjadi penurunan sebesar 62.79% dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2018, jumlah desa tanpa internet tercatat 203 desa, kemudian turun menjadi 112 desa pada 2019, 83 desa pada 2020, 43 desa pada 2021, hingga akhirnya mencapai 16 desa pada 2024.
Penurunan ini menunjukkan perbaikan signifikan dalam infrastruktur internet di Sulawesi Utara. Rata-rata penurunan jumlah desa tanpa internet dalam tiga tahun terakhir (2020-2024) adalah sebesar 43.57%. Dibandingkan dengan rata-rata penurunan dalam lima tahun terakhir (2018-2024) yaitu 38.44%, menunjukkan bahwa penurunan jumlah desa tanpa internet mengalami pertumbuhan lebih baik dalam tiga tahun terakhir.
(Baca: PDRB ADHB Sektor Perikanan Periode 2013-2024)
Secara ranking di Pulau Sulawesi, Sulawesi Utara menempati peringkat ke-3 pada tahun 2024. Nilai ini sama dengan ranking tahun 2018, 2019 dan 2020, namun sempat turun ke peringkat 5 pada tahun 2021. Secara nasional, Sulawesi Utara berada di peringkat 15 pada tahun 2024. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2019 dengan penurunan 91 desa dibandingkan tahun sebelumnya, sementara penurunan terendah terjadi pada tahun 2024 dengan penurunan 27 desa.
Anomali terjadi pada tahun 2021, di mana penurunan tidak sebesar tahun-tahun sebelumnya. Namun, pada tahun 2024, penurunan kembali signifikan, menandakan percepatan pembangunan infrastruktur internet di wilayah tersebut. Penurunan signifikan tahun 2024 ini menunjukkan upaya serius pemerintah daerah dalam mengatasi masalah keterbatasan akses internet di desa-desa.
Dibandingkan dengan provinsi lain di Pulau Sulawesi, Sulawesi Utara memiliki jumlah desa tanpa internet yang lebih rendah dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah, namun lebih tinggi dari Gorontalo dan Sulawesi Barat. Perlu dicatat bahwa penurunan jumlah desa tanpa internet ini berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dan potensi ekonomi di desa-desa Sulawesi Utara.
Nusa Tenggara Timur
Nusa Tenggara Timur menempati peringkat pertama di antara pulau-pulau lain dengan 22 desa tanpa akses internet. Angka ini menunjukkan penurunan drastis sebesar 87.21% dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai tersebut menunjukkan pengurangan sebanyak 150 desa. Meskipun menduduki peringkat pertama, penurunan yang signifikan ini mengindikasikan upaya perbaikan yang cukup berhasil di NTT.
(Baca: Statistik Penduduk Beragama Budha di Sulawesi Tengah 2015-2024)
Aceh
Aceh berada di peringkat kedua dengan 21 desa tanpa sinyal internet. Terjadi penurunan sebesar 34.38%. Pengurangan tersebut setara dengan 11 desa. Dibandingkan dengan daerah lain, pertumbuhan penurunan di Aceh cukup moderat, menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk perbaikan infrastruktur di wilayah ini agar penurunan bisa lebih optimal.
Papua
Papua menempati urutan keempat dengan 17 desa tanpa akses internet. Angka ini mencerminkan penurunan signifikan sebesar 98.19%. Pengurangan tersebut setara dengan 921 desa. Meski berada di peringkat bawah, pertumbuhan penurunan yang sangat tinggi menunjukkan komitmen kuat untuk mengatasi masalah keterbatasan internet di Papua.
Papua Barat Daya
Papua Barat Daya menempati urutan kelima dengan 16 desa tanpa akses internet. Tidak ada data pertumbuhan yang tersedia untuk wilayah ini. Walaupun demikian, keberadaan 16 desa tanpa internet masih menjadi perhatian yang perlu diatasi.
Sumatera Selatan
Sumatera Selatan menduduki peringkat ketiga dengan 15 desa tanpa akses internet. Penurunan tercatat sebesar 60.53%. Pengurangan tersebut setara dengan 23 desa. Capaian ini menunjukkan upaya yang baik dalam meningkatkan infrastruktur internet di wilayah Sumatera Selatan.
Kalimantan Timur
Kalimantan Timur berada di urutan keempat dengan 15 desa tanpa akses internet. Penurunan tercatat sebesar 68.09%. Penurunan tersebut setara dengan 32 desa. Meskipun demikian, masih ada tantangan untuk memastikan seluruh desa di Kalimantan Timur terhubung dengan internet.