Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 4,76 juta kasus pada Rabu, 02 November 2022. North Macedonia berada di urutan pertama dengan penambahan kasus Omicron per minggu tumbuh 28,78 persen. Di negara ini, GISAID mencatat jumlah penambahan kasus Omicron sebanyak 179 jiwa. Secara harian kasus di wilayah ini naik 28,78 persen dibandingkan hari sebelumnya.
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Eropa Seminggu 3.803 Jiwa, Tertinggi di Latvia)
Menyusul Palau dengan pertumbuhan kasus Omicron secara mingguan mencapai 28,57 persen. Sedangkan untuk data harian angka penambahan kasus Omicron di negara ini naik 28,57 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat 35 jiwa.
Selanjutnya, penambahan kasus Omicron di Mongolia naik 8,81 persen menjadi 593 kasus dibandingkan pekan sebelumnya, Kepulauan Marshall dengan penambahan kasus Omicron 25 kasus (naik 8,7%) dan penambahan kasus Omicron di Mauritius naik 5,26 persen menjadi 3.883 kasus dibandingkan pekan sebelumnya
(Baca: Kematian karena Covid-19 di Amerika Seminggu 2.337 Jiwa, Tertinggi di Suriname)
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data hari ini tercatat ada 25.299 kasus atau naik 0,44 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.