Polda Metro Jaya merilis data jumlah bus untuk Provinsi Kepulauan Riau wilayah Sumatera per tanggal 30 April 2026. Pada hari terakhir pencatatan, tercatat sebanyak 2849 Unit bus. Selama 3 hari terakhir, jumlah bus mengalami kenaikan sedikit dengan rata-rata pertumbuhan harian 0,04%. Untuk periode 5 hari terakhir, rata-rata pertumbuhan harian berada di angka 0,07%, menunjukkan performa pertumbuhan 5 hari terakhir lebih baik dibandingkan 3 hari terakhir.
(Baca: Tenaga Kependidikan SMP Swasta Perempuan Periode 2017-2024)
Selama rentang pencatatan historis, kenaikan tertinggi jumlah bus Kepulauan Riau terjadi pada 11 Oktober 2025 dengan lonjakan sebesar 10,6% atau penambahan 264 Unit dibanding hari sebelumnya. Sementara penurunan terendah tercatat pada 17 Juni 2023 dimana jumlah bus anjlok 93,42% atau berkurang 33642 Unit dalam satu hari. Pada hari terakhir, Kepulauan Riau menempati urutan ke 7 di wilayah Pulau Sumatera dan peringkat 19 secara nasional.
Dibandingkan provinsi lain di Pulau Sumatera, nilai jumlah bus Kepulauan Riau pada hari terakhir berada di atas Aceh. Nilai Kepulauan Riau sebesar 2849 Unit lebih tinggi 85,7% dibandingkan Aceh yang hanya mencatat 1534 Unit. Dari sisi pertumbuhan harian, Kepulauan Riau mencatat pertumbuhan 0,04% pada hari terakhir, lebih tinggi dibanding Aceh yang hanya tumbuh 0,1%.
Provinsi Aceh
Provinsi Aceh berada di urutan ke 7 wilayah Pulau Sumatera dan peringkat 19 secara nasional untuk indikator jumlah bus hari terakhir. Tercatat sebanyak 3091 Unit bus pada tanggal pencatatan, dengan selisih penambahan sebanyak 3 Unit dibandingkan hari sebelumnya. Pertumbuhan harian Aceh tercatat sebesar 0,1% pada hari terakhir, nilai ini berada sedikit di atas rata-rata pertumbuhan 3 hari terakhir wilayah Sumatera. Secara peringkat, Aceh menempati posisi terakhir di wilayah pulau Sumatera untuk kategori data ini.
Provinsi Nusa Tenggara Timur
(Baca: PDRB ADHB Sektor Kehutanan dan Penebangan Kayu Periode 2013-2024)
Provinsi Nusa Tenggara Timur menempati urutan ke 2 wilayah Nusa Tenggara dan Bali serta peringkat 17 secara nasional. Nilai jumlah bus yang tercatat pada hari terakhir adalah sebesar 3386 Unit. Tidak ada perubahan jumlah bus dibandingkan hari sebelumnya, sehingga pertumbuhan harian tercatat 0%. Nilai ini merupakan nilai tertinggi diantara seluruh provinsi yang tercatat pada data perbandingan, dan menempati posisi teratas di wilayah pulau Nusa Tenggara dan Bali.
Provinsi Nusa Tenggara Barat
Provinsi Nusa Tenggara Barat berada di urutan ke 3 wilayah Nusa Tenggara dan Bali dengan peringkat 18 secara nasional. Jumlah bus yang tercatat pada hari terakhir adalah 3354 Unit. Sama halnya dengan Nusa Tenggara Timur, tidak terjadi perubahan jumlah bus dibanding hari sebelumnya sehingga pertumbuhan harian bernilai 0%. Nilai ini sedikit lebih rendah 0,94% dibandingkan Nusa Tenggara Timur yang menjadi provinsi tertinggi di wilayah pulau yang sama.
Provinsi Kalimantan Tengah
Provinsi Kalimantan Tengah menempati urutan ke 3 wilayah Pulau Kalimantan dan peringkat 22 secara nasional. Tercatat sebanyak 2090 Unit bus pada hari terakhir pencatatan. Tidak terjadi perubahan nilai jumlah bus dibandingkan hari sebelumnya, sehingga pertumbuhan harian tercatat 0%. Nilai ini lebih rendah dibandingkan seluruh provinsi lain pada data perbandingan kecuali Kalimantan Barat, dan menempati posisi kedua terendah di seluruh data yang tersedia.
Provinsi Kalimantan Barat
Provinsi Kalimantan Barat berada di urutan ke 4 wilayah Pulau Kalimantan dengan peringkat 23 secara nasional. Jumlah bus yang tercatat pada hari terakhir adalah sebesar 1973 Unit, dengan penambahan sebanyak 2 Unit dibandingkan hari sebelumnya. Pertumbuhan harian tercatat sebesar 0,1% pada hari terakhir. Nilai ini merupakan nilai terendah dari seluruh provinsi yang tercatat pada data perbandingan, dan menempati posisi terakhir di wilayah Pulau Kalimantan.