GISAID mencatat, perkembangan kasus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di Indonesia telah mencapai 11.648 kasus per Rabu, 15 Juni 2022. Varian Omicron di Indonesia ini memiliki selisih empat kasus dibandingkan hari sebelumnya. Secara mingguan, kasus di Indonesia ini tumbuh 1,76 persen.
(Baca: Total Kasus Covid-19 Indonesia Urutan Ke-4 di Asia)
Dengan jumlah varian Omicron tersebut, menempatkan posisi Indonesia berada di urutan kedua di Asia Tenggara. Negara dengan kasus Omicron tertinggi di Asia Tenggara masih ditempati Thailand sebanyak 12.490 kasus.
Setelahnya Malaysia di urutan ketiga. Dibandingkan pekan sebelumnya, jumlah kasus Omicron di negara ini tumbuh 2,21 persen. Sedangkan untuk data harian angka jumlah kasus Omicron di negara ini naik 0,04 persen dibanding hari sebelumnya yang tercatat 10.981 jiwa.
(Baca: Kasus Aktif Covid-19 Indonesia Urutan Ke-4 di Asia)
Selanjutnya, Filipina dengan jumlah kasus Omicron 6.974 kasus (naik 237,4%), jumlah kasus Omicron di Singapura naik 4,99 persen menjadi 6.906 kasus dibandingkan pekan sebelumnya dan jumlah kasus Omicron di Vietnam adalah 2.138 kasus dibandingkan pekan sebelumnya
Adapun laporan GISAID menyebutkan, telah mendeteksi kasus Covid-19 Omicron di seluruh dunia dengan jumlah total mencapai 4,21 juta kasus. Jumlah varian Covid-19 tersebut naik dibandingkan pekan sebelumnya yang berjumlah 4,09 juta kasus.