Rata-Rata Anggaran Penduduk Kabupaten Sorong untuk Membeli Ubi Jalar Rp607 per Kapita per Minggu
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pengeluaran masyarakat untuk membeli ketela rambat/ubi jalar di Kabupaten Sorong pada 2025 adalah Rp607 per kapita per minggu. Nilai ini melambung dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp509 per kapita per minggu.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Nusa Tenggara Timur 2025)
Lima terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok umbi-umbian di Kabupaten Sorong dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk ketala pohon/singkong Rp1.551 per kapita per minggu, talas/keladi Rp685 per kapita per minggu, ketela rambat/ubi jalar Rp607 per kapita per minggu, sagu (bukan dari ketela pohon) Rp420 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk kentang Rp267 per kapita per minggu
Pengeluaran per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga. Pengelaran ini dapat dikelompokkan pada dua bagian yakni untuk kebutuhan makanan dan bukan makanan.
(Baca: Inflasi Transportasi Kota Tegal Juli 2026: Naik 1,14%)
Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.
Menurut BPS, kenaikan pengeluaran ini di dorong oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 4,78%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 4,78%.
Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli ketela rambat/ubi jalar tertinggi adalah di Kabupaten Lanny Jaya dan terendah di Kabupaten Rote Ndao. Sedangkan untuk Kabupaten Sorong ini, nominal pengeluaran untuk membeli ketela rambat/ubi jalar berada di urutan 53. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli ketela rambat/ubi jalar adalah Rp256,5 per kapita per minggu.
Berikut ini adalah 10 kabupaten/kota dengan pengeluaran per kapita tertinggi untuk membeli ketela rambat/ubi jalar:
- Kabupaten Lanny Jaya Rp113,48 ribu
- Kabupaten Nduga Rp89.797,0
- Kabupaten Mamberamo Tengah Rp74.037,0
- Kabupaten Yahukimo Rp47.512,0
- Kabupaten Puncak Rp40.667,0
- Kabupaten Jayawijaya Rp32.967,0
- Kabupaten Pegunungan Bintang Rp26.789,0
- Kabupaten Intan Jaya Rp14.911,0
- Kabupaten Puncak Jaya Rp13.384,0
- Kabupaten Yalimo Rp11.019,0
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.864 | +0.19 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |