Harga CPO Turun Menuju Level MYR 4.484 per Ton
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga minyak sawit di pasar bursa berjangka Malaysia (FCPOc1) turun 0,04% menjadi MYR 4.484 per ton pada perdagangan Senin, 25 Mei 2026, dari penutupan sehari sebelumnya. Harga CPO sempat menyentuh level tertingginya MYR 4.839 per ton yang terjadi pada Kamis, 02 April 2026.
Dibandingkan perdagangan awal tahun, harga CPO di Pasar Spot hari ini naik 12,35% (year to date/ytd). Demikian pula dibandingkan periode yang sama, secara tahunan harga CPO telah naik 25,78% (year on year/yoy).
(Baca: Statistik Volume Ekspor SITC Kode 2Produk Nabati Periode 2025-2026)
Sementara itu di dalam negeri, harga minyak sawit di pasar spot Medan sempat menyentuh level Rp 19.890 per kg pada penutupan perdagangan Jumat, 22 Mei 2026.
Sebelumnya, pemerintah melarang ekspor minyak goreng dan CPO pada 28 April 2022. Pelarangan tersebut membuat harga CPO di pasar spot Medan turun sebesar Rp5.334,04 per kg atau 18,13% ke titik terendahnya, yakni Rp24.085,37 per kg pada 20 Mei 2022.
Kemudian pemerintah membuka kembali keran ekspor pada 23 Mei 2022 dan harga CPO mulai menunjukkan tren naik.
Di sebagian wilayah Indonesia, harga minyak goreng bermerk 2 terpantau masih mahal. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional merilis pantauan harga minyak goreng kemarin masih di atas Rp 20 ribu per kg.
(Baca: Indeks Literasi Keuangan di Bengkulu | 2019)
Beberapa wilayah yang mencatatkan penjualan minyak goreng dengan harga tinggi adalah Papua. Di wilayah ini penjualan minyak tercatat Rupiah 27.500 per Kg.
Wilayah lain dengan harga minyak termahal secara nasional adalah, minyak goreng di Kep. Bangka Belitung tercatat dengan harga Rupiah 26.350 per Kg, di Maluku Utara minyak goreng dijual dengan harga Rupiah 26.300 per Kg, di Riau minyak goreng dijual dengan harga Rupiah 26.050 per Kg dan minyak goreng di Kalimantan Barat tercatat dengan harga Rupiah 25.750 per Kg.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.760 | +0.15 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Apr) | 0,13% | -0.28 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |