Polda Metro Jaya mencatat jumlah kendaraan total di Provinsi Sulawesi Barat pada hari terakhir (23 April 2026) mencapai 510.203 Unit. Data historis menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan rata-rata 3 hari sebelumnya yang berkisar 507.949 Unit, serta lebih tinggi dibandingkan rata-rata 5 hari terakhir. Dalam 5 hari terakhir, ranking Sulawesi Barat menurut pulau tetap berada di posisi ke-6, sedangkan ranking seindonesia tetap di posisi ke-30. Kenaikan tertinggi terjadi pada 11 Oktober 2025 dengan pertumbuhan 9,03%, sedangkan penurunan terendah terjadi pada 17 Oktober 2023 dengan penurunan 1,04%.
(Baca: Harga Cabai Merah (Per Kg) di Pasar Tradisional di DKI Jakarta | 2026)
Nusa Tenggara Timur
Posisi ranking Nusa Tenggara Timur menurut pulau Nusa Tenggara dan Bali berada di posisi ke-3, dengan ranking seindonesia di posisi ke-27. Jumlah kendaraan total pada hari terakhir mencapai 1.248.990 Unit, dengan pertumbuhan 0,03% dibandingkan hari sebelumnya. Rata-rata pertumbuhan 3 hari terakhir menunjukkan kenaikan yang stabil, dengan selisih nilai setiap hari berkisar antara 200 hingga 400 Unit. Dibandingkan dengan provinsi lain di pulau yang sama, nilai kendaraan total Nusa Tenggara Timur jauh lebih tinggi dibandingkan daerah lain, yang menunjukkan bahwa daerah ini memiliki tingkat kepemilikan kendaraan yang lebih besar dibandingkan tetangga di pulau yang sama. Pertumbuhan harian yang kecil namun stabil menunjukkan bahwa penambahan kendaraan di daerah ini terjadi secara bertahap tanpa lonjakan yang signifikan, sehingga tidak menyebabkan fluktuasi yang besar pada data harian.
Papua
Provinsi Papua menempati ranking ke-1 di pulau Papua dan ranking ke-28 seindonesia, dengan jumlah kendaraan total hari terakhir sebesar 968.049 Unit. Pertumbuhan hariannya sebesar 0,01%, yang menunjukkan penambahan kendaraan yang sangat sedikit dibandingkan hari sebelumnya. Rata-rata pertumbuhan 5 hari terakhir menunjukkan bahwa penambahan kendaraan di Papua cenderung stabil dengan selisih nilai yang tidak melebihi 100 Unit per hari. Dibandingkan dengan Papua Barat yang berada di posisi ke-2 di pulau yang sama, nilai kendaraan total Papua lebih tinggi sekitar 528.874 Unit, yang menunjukkan bahwa kepemilikan kendaraan di Papua utama jauh lebih besar dibandingkan di Papua Barat. Ranking yang tetap di posisi ke-1 di pulau menunjukkan bahwa tidak ada daerah lain di pulau Papua yang memiliki jumlah kendaraan total lebih banyak dari Papua, sehingga posisi ini konsisten selama beberapa hari terakhir.
Gorontalo
Gorontalo menempati ranking ke-5 di pulau Sulawesi dan ranking ke-29 seindonesia, dengan jumlah kendaraan total hari terakhir sebesar 615.073 Unit. Pertumbuhan hariannya sebesar 0,03%, dengan selisih nilai dibandingkan hari sebelumnya sebesar 201 Unit. Rata-rata pertumbuhan 3 hari terakhir menunjukkan bahwa penambahan kendaraan di Gorontalo terjadi secara konsisten dengan selisih nilai setiap hari berkisar antara 150 hingga 250 Unit. Dibandingkan dengan Sulawesi Barat yang berada di posisi ke-6 di pulau yang sama, nilai kendaraan total Gorontalo lebih tinggi sekitar 104.870 Unit, yang menunjukkan bahwa kepemilikan kendaraan di Gorontalo lebih besar dibandingkan di Sulawesi Barat. Ranking yang tetap di posisi ke-5 di pulau Sulawesi menunjukkan bahwa ada empat provinsi lain di pulau tersebut yang memiliki jumlah kendaraan total lebih banyak dari Gorontalo, dan posisi ini tidak mengalami perubahan selama beberapa hari terakhir.
(Baca: Harga Bawang Merah Ukuran Sedang (Per Kg) di Pasar Tradisional di Jambi | 2026)
Maluku
Provinsi Maluku menempati ranking ke-1 di pulau Maluku dan ranking ke-31 seindonesia, dengan jumlah kendaraan total hari terakhir sebesar 455.537 Unit. Pertumbuhan hariannya sebesar 0,05%, dengan selisih nilai dibandingkan hari sebelumnya sebesar 215 Unit. Rata-rata pertumbuhan 5 hari terakhir menunjukkan bahwa penambahan kendaraan di Maluku cenderung meningkat secara bertahap, dengan selisih nilai yang semakin besar setiap hari. Dibandingkan dengan Maluku Utara yang berada di posisi ke-2 di pulau yang sama, nilai kendaraan total Maluku lebih tinggi sekitar 1.559 Unit, yang menunjukkan bahwa kepemilikan kendaraan di Maluku utama sedikit lebih besar dibandingkan di Maluku Utara. Ranking yang tetap di posisi ke-1 di pulau Maluku menunjukkan bahwa tidak ada daerah lain di pulau tersebut yang memiliki jumlah kendaraan total lebih banyak dari Maluku, sehingga posisi ini stabil selama beberapa hari terakhir.
Maluku Utara
Maluku Utara menempati ranking ke-2 di pulau Maluku dan ranking ke-32 seindonesia, dengan jumlah kendaraan total hari terakhir sebesar 453.978 Unit. Pertumbuhan hariannya sebesar 0,04%, dengan selisih nilai dibandingkan hari sebelumnya sebesar 165 Unit. Rata-rata pertumbuhan 3 hari terakhir menunjukkan bahwa penambahan kendaraan di Maluku Utara terjadi secara stabil dengan selisih nilai setiap hari berkisar antara 150 hingga 200 Unit. Dibandingkan dengan Maluku yang berada di posisi ke-1 di pulau yang sama, nilai kendaraan total Maluku Utara sedikit lebih rendah sekitar 1.559 Unit, yang menunjukkan bahwa kepemilikan kendaraan di Maluku Utara hampir sama dengan di Maluku utama. Ranking yang tetap di posisi ke-2 di pulau Maluku menunjukkan bahwa hanya Maluku yang memiliki jumlah kendaraan total lebih banyak dari Maluku Utara, dan posisi ini tidak mengalami perubahan selama beberapa hari terakhir.
Papua Barat
Papua Barat menempati ranking ke-2 di pulau Papua dan ranking ke-33 seindonesia, dengan jumlah kendaraan total hari terakhir sebesar 439.175 Unit. Pertumbuhan hariannya turun 0,00% (penurunan sedikit) dibandingkan hari sebelumnya, dengan selisih nilai turun 1 Unit. Rata-rata pertumbuhan 5 hari terakhir menunjukkan bahwa jumlah kendaraan di Papua Barat cenderung stagnan dengan selisih nilai yang hampir nol setiap hari. Dibandingkan dengan Papua yang berada di posisi ke-1 di pulau yang sama, nilai kendaraan total Papua Barat jauh lebih rendah sekitar 528.874 Unit, yang menunjukkan bahwa kepemilikan kendaraan di Papua Barat jauh lebih kecil dibandingkan di Papua utama. Ranking yang tetap di posisi ke-2 di pulau Papua menunjukkan bahwa hanya Papua yang memiliki jumlah kendaraan total lebih banyak dari Papua Barat, dan posisi ini konsisten selama beberapa hari terakhir tanpa perubahan yang signifikan.