Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mencatat jumlah penduduk Kabupaten Aceh Barat Daya usia 10-14 tahun pada 2024 sebanyak 13.659 jiwa. Data historis menunjukkan adanya fluktuasi dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2018, jumlah penduduk usia tersebut adalah 12.849 jiwa. Kemudian meningkat menjadi 12.980 jiwa pada 2019, dan terus naik hingga 13.422 jiwa pada 2020. Sempat mengalami sedikit penurunan pada 2021 menjadi 13.376 jiwa, namun kembali meningkat menjadi 13.650 jiwa pada 2022 dan sedikit menurun di tahun 2023 menjadi 13.634 jiwa.
Pertumbuhan penduduk usia 10-14 tahun di Aceh Barat Daya cenderung fluktuatif. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2020 dengan kenaikan sebesar 3,41% atau sebanyak 442 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, penurunan terendah terjadi pada tahun 2021, yaitu turun 0,34% atau sebanyak 46 jiwa. Dibandingkan rata-rata 3 tahun terakhir (2021-2023) sebesar 13.553 jiwa, jumlah penduduk usia 10-14 tahun pada 2024 lebih tinggi sekitar 0,78%. Namun jika dibandingkan dengan rata-rata 5 tahun terakhir (2019-2023) sebesar 13.416 jiwa, pertumbuhan pada 2024 juga lebih tinggi.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Kalimantan Selatan 2018 - 2024)
Secara ranking, posisi Aceh Barat Daya untuk jumlah penduduk usia 10-14 tahun di Pulau Sumatera berada di peringkat 130 pada tahun 2024, sama seperti tahun 2023. Peringkat ini menunjukkan bahwa jumlah penduduk usia tersebut di Aceh Barat Daya masih berada di bawah rata-rata jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Sumatera. Sementara itu, secara nasional, Aceh Barat Daya berada di peringkat 404 pada tahun 2024, sama dengan tahun 2023.
Anomali terjadi pada tahun 2021, dimana terjadi penurunan jumlah penduduk setelah mengalami kenaikan signifikan di tahun-tahun sebelumnya. Penurunan ini perlu diperhatikan, meskipun kemudian jumlah penduduk kembali meningkat di tahun berikutnya.
Kenaikan tertinggi dalam periode 2018-2024 terjadi pada tahun 2020, sedangkan penurunan terendah terjadi pada tahun 2021. Hal ini menunjukkan adanya dinamika dalam pertumbuhan penduduk usia 10-14 tahun di Aceh Barat Daya.
Kabupaten Sumba Barat
Kabupaten Sumba Barat menempati urutan ke-39 di Pulau Nusa Tenggara dan Bali, dengan jumlah penduduk usia 10-14 tahun sebesar 14.946 jiwa. Dibandingkan tahun sebelumnya, terjadi peningkatan sebesar 5.66%. Meskipun demikian, nilai ini menunjukkan penurunan jika dibandingkan rata-rata pertumbuhan penduduk di wilayah Nusa Tenggara dan Bali. Pertumbuhan ini menempatkan Sumba Barat pada posisi yang relatif stabil di tingkat pulau.
(Baca: Rata-Rata Lama Menginap Tamu Indonesia di Hotel Bintang Periode 2013-2024)
Kabupaten Barito Utara
Dengan populasi usia 10-14 tahun sebesar 14.228 jiwa, Kabupaten Barito Utara berada di peringkat ke-45 di Kalimantan. Terjadi penurunan sebesar 1.94% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan adanya tantangan dalam mempertahankan pertumbuhan populasi usia muda di wilayah tersebut.
Kota Pagar Alam
Kota Pagar Alam memiliki jumlah penduduk usia 10-14 tahun sebesar 13.697 jiwa dan menduduki peringkat ke-129 di Pulau Sumatera. Terdapat peningkatan signifikan sebesar 0.73% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menandakan adanya potensi pertumbuhan positif di kota tersebut.
Kabupaten Pulang Pisau
Kabupaten Pulang Pisau, dengan 13.554 jiwa penduduk usia 10-14 tahun, berada di posisi ke-46 di Kalimantan. Pertumbuhan penduduk di wilayah ini menunjukkan kenaikan sebesar 0.57% dibandingkan tahun sebelumnya. Posisi ini relatif stabil di tingkat pulau, menunjukkan pertumbuhan yang moderat.
Kabupaten Mamuju Tengah
Kabupaten Mamuju Tengah menduduki peringkat ke-56 di Pulau Sulawesi, dengan jumlah penduduk usia 10-14 tahun mencapai 13.377 jiwa. Terjadi peningkatan sebesar 1.5% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini menempatkan Mamuju Tengah pada posisi yang kompetitif di tingkat pulau.
Kabupaten Kepulauan Aru
Kabupaten Kepulauan Aru menempati peringkat ke-10 di Pulau Maluku, dengan jumlah penduduk usia 10-14 tahun sebesar 13.587 jiwa. Dibandingkan tahun sebelumnya, terdapat penurunan 0.35%. Meskipun berada di peringkat 10, jumlah penduduk usia muda ini masih perlu diperhatikan untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan di masa depan.