Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data triwulanan PDRB ADHK Sektor Informasi dan Komunikasi Provinsi Maluku Utara sampai Kuartal I 2026. Nilai sektor ini pada periode terakhir tercatat 396,7 Rp miliar, menjadi nilai tertinggi sepanjang catatan historis sejak awal pencatatan pada Maret 2010. Selama 65 periode pencatatan, sektor ini menunjukkan tren naik konsisten dengan total peningkatan 199,37% dari nilai awal 132,51 Rp miliar. Rata-rata pertumbuhan seluruh periode mencapai 1,74% per kuartal, dengan 60 periode mengalami kenaikan dan hanya 4 periode penurunan.
(Baca: Pengeluaran Penduduk Kabupaten Sukabumi untuk Membeli Minyak Kelapa Rp346 per Kapita per Minggu)
Pada 3 kuartal terakhir, rata-rata pertumbuhan sektor ini tercatat 0,51% per kuartal, sementara rata-rata 5 kuartal terakhir sedikit lebih tinggi pada 0,52%. Angka pertumbuhan periode dekat ini berada di bawah rata-rata historis keseluruhan. Kenaikan tertinggi sepanjang catatan terjadi pada Kuartal I 2021 dengan lonjakan 9,09% dibanding periode sebelumnya, sedangkan penurunan terbesar tercatat pada Kuartal I 2011 sebesar 1%. Dalam 5 kuartal terakhir, peringkat Maluku Utara di wilayah Pulau Maluku secara konsisten berada di posisi 2.
Pada Kuartal I 2026, Maluku Utara menempati peringkat 33 secara nasional. Di wilayah Pulau Maluku, satu-satunya provinsi lain yang tercatat dalam perbandingan yaitu Provinsi Maluku berada di peringkat 1 dengan nilai 418,32 Rp miliar, atau sekitar 5,4% lebih tinggi dibanding nilai Maluku Utara. Pertumbuhan Maluku pada periode yang sama tercatat 0,09%, jauh lebih rendah dibanding pertumbuhan Maluku Utara sebesar 0,32% pada kuartal terakhir.
Papua Tengah
Papua Tengah menempati urutan teratas daftar perbandingan dengan nilai PDRB sektor informasi dan komunikasi sebesar 470,81 Rp miliar pada kuartal terakhir. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan 1,71% dibanding kuartal sebelumnya, menjadi pertumbuhan tertinggi diantara seluruh provinsi yang dibandingkan. Secara nasional Papua Tengah berada di peringkat 30, memiliki selisih nilai sebesar 74,11 Rp miliar diatas nilai Maluku Utara. Pertumbuhan wilayah ini 1,39 poin persen lebih tinggi dibanding capaian pertumbuhan Maluku Utara pada periode yang sama.
Kalimantan Tengah
Kalimantan Tengah tercatat memiliki nilai sektor informasi komunikasi sebesar 457,20 Rp miliar pada kuartal terakhir, menempati urutan kedua dalam daftar perbandingan. Berbeda dengan sebagian besar wilayah lain, Kalimantan Tengah mengalami penurunan sebesar 5,80% dibanding periode sebelumnya, menjadi satu-satunya wilayah yang mencatatkan pertumbuhan negatif dalam daftar ini. Secara nasional wilayah ini berada di peringkat 31, masih 60,5 Rp miliar diatas nilai yang dicapai Maluku Utara pada periode yang sama.
(Baca: Pengeluaran per Kapita Kabupaten Pulau Taliabu 2025: Kenaikan Jadi Rp1,18 Juta per Bulan)
Maluku
Provinsi Maluku menjadi satu-satunya wilayah di pulau yang sama dengan Maluku Utara dalam daftar perbandingan, dengan nilai sektor tercatat 418,32 Rp miliar. Wilayah ini menempati peringkat 1 di Pulau Maluku, dan peringkat 32 secara nasional. Pertumbuhan periode terakhir tercatat hanya 0,09%, sangat sedikit dibanding rata-rata pertumbuhan historis wilayah ini. Nilai PDRB sektor informasi dan komunikasi Maluku berada 21,62 Rp miliar diatas capaian Maluku Utara pada kuartal I 2026.
Gorontalo
Gorontalo tercatat memiliki nilai PDRB sektor informasi dan komunikasi sebesar 326,69 Rp miliar pada kuartal terakhir, menempati urutan keempat dalam daftar perbandingan. Wilayah dari Pulau Sulawesi ini mencatatkan pertumbuhan sedikit sebesar 0,19% dibanding kuartal sebelumnya. Secara nasional Gorontalo berada di peringkat 34, memiliki nilai sebesar 70,01 Rp miliar dibawah capaian nilai Maluku Utara pada periode yang sama.
Papua Selatan
Papua Selatan mencatatkan nilai sektor informasi dan komunikasi sebesar 273,46 Rp miliar pada kuartal terakhir, menempati urutan kelima dalam daftar perbandingan. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan 1,25% dibanding periode sebelumnya, menjadi pertumbuhan tertinggi kedua setelah Papua Tengah. Secara nasional Papua Selatan berada di peringkat 35, dengan nilai 123,24 Rp miliar dibawah capaian Maluku Utara pada kuartal I 2026.
Papua Barat Daya
Papua Barat Daya tercatat memiliki nilai PDRB sektor informasi dan komunikasi sebesar 248,98 Rp miliar pada kuartal terakhir, menjadi nilai terendah di seluruh daftar perbandingan. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan 0,83% dibanding kuartal sebelumnya. Secara nasional Papua Barat Daya berada di peringkat 36, dengan selisih nilai sebesar 147,72 Rp miliar dibawah capaian nilai Maluku Utara pada periode Kuartal I 2026.