Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Persentase Rumah Tangga dengan Status Kepemilikan Rumah Milik Sendiri di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara mencapai 93,55 Persen pada akhir tahun 2025. Nilai ini menjadi rekor tertinggi sepanjang periode data 11 tahun terakhir sejak 2015. Sepanjang periode pemantauan, data menunjukkan tren naik secara umum, dengan total peningkatan sebesar 19,13% dibandingkan nilai awal tahun 2015.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Dumai | 2004 - 2025)
Sepanjang riwayat data historis, tercatat penurunan terbesar terjadi pada tahun 2022 dengan nilai turun sebesar 11,76 poin menjadi 69,98 Persen, merupakan titik terendah seluruh periode. Sebaliknya kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2023 dengan penambahan nilai sebesar 18,47 poin setelah anomali penurunan tahun sebelumnya. Rata-rata pertumbuhan 3 tahun terakhir mencapai 10,70% per tahun, angka ini jauh lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan 5 tahun terakhir yang hanya 4,40% serta rata-rata seluruh periode sebesar 2,30%.
Pada tahun 2025, Kabupaten Malinau berada di peringkat 12 dari seluruh kabupaten/kota di wilayah Pulau Kalimantan, dan menempati peringkat 148 secara nasional. Peringkat ini mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan 5 tahun lalu yang masih berada di peringkat 37 tingkat pulau dan peringkat 359 secara nasional. Nilai kepemilikan rumah tahun 2025 juga tercatat berada di atas rata-rata keseluruhan periode untuk wilayah ini.
Kabupaten Sikka
Kabupaten Sikka menempati peringkat 145 secara nasional untuk indikator ini pada tahun 2025, dengan nilai persentase kepemilikan rumah sebesar 93,62 Persen. Wilayah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,48% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih nilai penambahan sebesar 0,45 poin. Secara urutan nasional, Kabupaten Sikka berada tiga peringkat di atas Kabupaten Malinau, dengan selisih nilai indikator hanya 0,07 poin lebih tinggi. Pertumbuhan wilayah ini tercatat lebih stabil dengan fluktuasi nilai yang sangat kecil dibandingkan periode 3 tahun sebelumnya.
Kabupaten Ciamis
Kabupaten Ciamis tercatat memiliki nilai persentase kepemilikan rumah milik sendiri sebesar 93,59 Persen pada tahun 2025, dan menempati peringkat 146 secara nasional. Wilayah dari Pulau Jawa ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,64% dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi wilayah dengan pertumbuhan tertinggi di kelompok perbandingan ini. Peringkat nasional Kabupaten Ciamis berada dua tingkat di atas Kabupaten Malinau, dengan selisih nilai indikator hanya 0,04 poin yang sangat kecil antar kedua wilayah.
Kabupaten Tulungagung
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Lampung 2025)
Kabupaten Tulungagung mencatatkan nilai persentase kepemilikan rumah sebesar 93,56 Persen pada tahun 2025, dan menempati peringkat 147 secara nasional. Wilayah ini tidak mengalami perubahan nilai secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan tercatat 0,00%. Secara urutan, Kabupaten Tulungagung berada tepat satu peringkat di atas Kabupaten Malinau, selisih nilai antar kedua wilayah hanya 0,01 poin sehingga hampir tidak terlihat perbedaan capaian indikator pada tahun 2025.
Kabupaten Melawi
Kabupaten Melawi merupakan satu-satunya wilayah lain dari Pulau Kalimantan dalam kelompok perbandingan ini, dengan nilai indikator sama persis yaitu 93,55 Persen pada tahun 2025. Wilayah ini menempati peringkat yang sama persis yaitu 148 secara nasional dan peringkat 12 tingkat Pulau Kalimantan. Tercatat pertumbuhan sebesar 0,05% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penambahan nilai sebesar 0,04 poin. Capaian kedua wilayah dari Kalimantan ini berada di titik yang benar-benar setara pada periode laporan terakhir.
Kabupaten Banjarnegara
Kabupaten Banjarnegara mencatatkan nilai persentase kepemilikan rumah sebesar 93,53 Persen pada tahun 2025, dan menempati peringkat 150 secara nasional. Wilayah dari Pulau Jawa ini mengalami sedikit penurunan sebesar 0,36% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pengurangan nilai sebesar 0,34 poin. Peringkat nasional Kabupaten Banjarnegara berada dua tingkat di bawah Kabupaten Malinau, dengan selisih nilai indikator hanya 0,02 poin lebih rendah dibandingkan capaian Kabupaten Malinau tahun 2025.
Kabupaten Manggarai
Kabupaten Manggarai tercatat memiliki nilai persentase kepemilikan rumah milik sendiri sebesar 93,48 Persen pada tahun 2025, dan menempati peringkat 151 secara nasional. Wilayah dari Nusa Tenggara dan Bali ini mengalami sedikit penurunan sebesar 1,19% dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi wilayah dengan penurunan terbesar pada kelompok perbandingan ini. Peringkat nasional Kabupaten Manggarai berada tiga tingkat di bawah Kabupaten Malinau, dengan selisih nilai indikator sebesar 0,07 poin lebih rendah dari capaian Malinau.