Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah posyandu di Kota Jambi tahun 2025 mencapai 484 unit. Nilai ini merupakan angka tertinggi yang pernah tercatat untuk wilayah ini sejak pencatatan dimulai tahun 2014. Tahun 2025 mencatatkan pertumbuhan sedikit sebesar 0,41% dari tahun sebelumnya, dengan selisih penambahan sebanyak 2 unit posyandu. Sepanjang periode pengamatan, terjadi penambahan total sebesar 4,54% dibandingkan awal data tahun 2014, dengan tren pertumbuhan secara keseluruhan naik.
(Baca: Statistik Rata-Rata Pengeluaran Rumah Tangga untuk Telekomunikasi Periode 2014-2024)
Rata-rata pertumbuhan jumlah posyandu Kota Jambi selama 3 tahun terakhir mencapai 2,16% per tahun, angka ini menunjukkan performa pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan rata-rata 5 tahun terakhir yang hanya tercatat 1,14% per tahun. Penurunan terendah dalam catatan historis terjadi pada tahun 2019, dimana jumlah posyandu turun sebesar 11,23% atau berkurang 52 unit menjadi 411 unit, menjadi nilai terendah sepanjang periode pengamatan. Sementara itu, kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2020 dengan pertumbuhan 10,46% setelah anomali penurunan pada tahun sebelumnya.
Pada tahun 2025, Kota Jambi menempati peringkat ke-54 dari seluruh kabupaten/kota di Pulau Sumatera, dan peringkat ke-202 secara nasional. Peringkat ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang sebelumnya berada di peringkat 48 di tingkat pulau, meskipun secara nilai jumlah posyandu terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Posisi nilai jumlah posyandu tahun 2025 tercatat berada di atas rata-rata nilai keseluruhan periode pengamatan sebesar 460,7 unit.
Kota Banjarmasin
Kota Banjarmasin menempati peringkat 15 di tingkat pulau Kalimantan dan peringkat 199 secara nasional untuk jumlah posyandu tahun terakhir. Wilayah ini mencatatkan jumlah posyandu sebesar 489 unit, dengan pertumbuhan tahunan mencapai 13,46% atau penambahan sebanyak 58 unit. Angka pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi dibandingkan seluruh wilayah perbandingan, bahkan jauh melampaui angka pertumbuhan Kota Jambi tahun 2025. Nilai jumlah posyandu di Kota Banjarmasin juga tercatat lebih tinggi 5 unit dibandingkan catatan Kota Jambi pada periode yang sama.
Kabupaten Lahat
Kabupaten Lahat berada pada peringkat 52 di tingkat Pulau Sumatera dan peringkat 200 secara nasional. Jumlah posyandu di wilayah ini tercatat 487 unit untuk tahun terakhir, dengan pertumbuhan sebesar 2,53% atau penambahan 12 unit dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai jumlah posyandu Kabupaten Lahat lebih tinggi 3 unit dibandingkan Kota Jambi, dengan peringkat nasional yang hanya terpaut satu peringkat di atas Kota Jambi. Pertumbuhan wilayah ini juga tercatat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Kota Jambi tahun 2025.
Kabupaten Pasaman Barat
(Baca: 10,29% Penduduk di Kabupaten Trenggalek Masuk Kategori Miskin)
Kabupaten Pasaman Barat menempati peringkat 53 di tingkat Pulau Sumatera dan peringkat 201 secara nasional. Wilayah ini memiliki jumlah posyandu sebesar 486 unit pada tahun terakhir, dengan pertumbuhan sebesar 1,89% atau penambahan 9 unit dari tahun sebelumnya. Peringkat wilayah ini berada satu tingkat di bawah Kabupaten Lahat, namun masih di atas peringkat Kota Jambi baik di tingkat pulau maupun nasional. Pertumbuhan jumlah posyandu di wilayah ini juga tercatat lebih tinggi dibandingkan angka pertumbuhan 0,41% milik Kota Jambi.
Kabupaten Malaka
Kabupaten Malaka berada pada peringkat 22 di wilayah Nusa Tenggara dan Bali serta peringkat 203 secara nasional. Jumlah posyandu di wilayah ini tercatat 480 unit untuk tahun terakhir, dengan pertumbuhan sedikit sebesar 0,84% atau penambahan 4 unit dibandingkan periode sebelumnya. Peringkat nasional wilayah ini berada satu tingkat di bawah Kota Jambi, dengan nilai jumlah posyandu yang lebih rendah 4 unit dibandingkan catatan Kota Jambi. Pertumbuhan wilayah ini masih tercatat lebih tinggi dibandingkan angka pertumbuhan Kota Jambi tahun 2025.
Kabupaten Way Kanan
Kabupaten Way Kanan menempati peringkat 55 di tingkat Pulau Sumatera dan peringkat 204 secara nasional. Wilayah ini mencatatkan jumlah posyandu sebesar 470 unit pada tahun terakhir, dengan penurunan sebesar 2,49% atau berkurang 12 unit dibandingkan tahun sebelumnya. Ini merupakan satu-satunya wilayah dalam daftar perbandingan yang mengalami pertumbuhan negatif untuk periode tersebut. Nilai jumlah posyandu wilayah ini tercatat lebih rendah 14 unit dibandingkan catatan Kota Jambi pada tahun yang sama.
Kabupaten Kapuas
Kabupaten Kapuas berada pada peringkat 16 di tingkat Pulau Kalimantan dan peringkat 204 secara nasional. Jumlah posyandu di wilayah ini tercatat 470 unit untuk tahun terakhir, dengan pertumbuhan sebesar 3,98% atau penambahan 18 unit dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini memiliki pertumbuhan tertinggi kedua setelah Kota Banjarmasin diantara seluruh wilayah perbandingan. Peringkat nasional wilayah ini setara dengan Kabupaten Way Kanan, namun memiliki arah pertumbuhan yang berlawanan.