Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir mencapai 3,72% pada 2024. Angka ini berkurang 0,27% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 3,99%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 0,6%.
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir menunjukkan tren pengurangan dari sisi jumlah. Namun, pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 menyebabkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) naik di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Buton Selatan 56.078 dan Angka Pengangguran 3,48%)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 267 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir mengalami trend kenaikan dalam sembilan tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 108,59 ribu pekerja dan di tahun 2024 naik menjadi 116,07 ribu pekerja.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kota Pontianak 8,29%)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir mengalami trend kenaikan dalam delapan tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam lima tahun terakhir, jumlah pekerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 103,91 ribu pekerja dan di tahun 2024 naik menjadi 111,75 ribu pekerja.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,98 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,66 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sumatera Selatan pada 2024 yakni :
- Kota Palembang 6,98%
- Kota Lubuk Linggau 5,29%
- Kota Prabumulih 4,94%
- Kabupaten Musi Rawas Utara 4,91%
- Kabupaten Muara Enim 4,09%
- Kabupaten Ogan Komering Ulu 4,05%
- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir 3,72%
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur 3,45%
- Kabupaten Ogan Komering Ilir 3,38%
- Kabupaten Banyuasin 3,24%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan 1,8%
- Kabupaten Musi Rawas 1,94%
- Kabupaten Musi Banyuasin 2,13%
- Kota Pagar Alam 2,34%
- Kabupaten Ogan Ilir 2,65%
- Kabupaten Empat Lawang 2,84%
- Kabupaten Lahat 3,11%
- Kabupaten Banyuasin 3,24%
- Kabupaten Ogan Komering Ilir 3,38%
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur 3,45%