Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Empat Lawang pada Desember 2025, berkurang 0,16% menjadi 2,68% dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Sorong 4,39%)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Jombang 763,01 Ribu dan Angka Pengangguran 3,28%)
Dalam lima semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) menunjukkan tren penurunan. Namun, pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 menyebabkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Empat Lawang.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 405 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Empat Lawang dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 194,37 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 211,56 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 215,97 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Empat Lawang mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 188,36 ribu pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 4.881 pekerja menjadi 210,43 ribu pekerja pada tahun 2025.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Empat Lawang tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,44 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,27 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sumatera Selatan pada 2025 yakni :
- Kota Palembang 6,81%
- Kota Lubuk Linggau 5,03%
- Kabupaten Musi Rawas Utara 4,78%
- Kota Prabumulih 4,72%
- Kabupaten Muara Enim 4,13%
- Kabupaten Ogan Komering Ulu 3,85%
- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir 3,69%
- Kabupaten Ogan Komering Ilir 3,12%
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur 3,1%
- Kabupaten Ogan Ilir 2,93%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Musi Rawas 1,74%
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan 1,92%
- Kabupaten Musi Banyuasin 2,04%
- Kota Pagar Alam 2,19%
- Kabupaten Banyuasin 2,68%
- Kabupaten Empat Lawang 2,68%
- Kabupaten Lahat 2,84%
- Kabupaten Ogan Ilir 2,93%
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur 3,1%
- Kabupaten Ogan Komering Ilir 3,12%