Jumlah pekerja di Kabupaten Dharmasraya mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Kondisi yang berbeda terlihat usai covid dalam lima tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 134,15 ribu pekerja kemudian jumlahnya turun menjadi 127,25 ribu pekerja pada tahun 2024.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kabupaten Konawe 2,95%)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Dharmasraya pada Desember 2024, berkurang 0,2% menjadi 6,02% dibandingkan dengan Desember 2023. Dalam tujuh semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Dharmasraya mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 143,05 ribu pekerja kemudian jumlahnya turun menjadi 135,39 ribu pekerja pada tahun 2024.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 95 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Dharmasraya tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 3,86 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,35 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Dharmasraya:
Jumlah penduduk di Kabupaten Dharmasraya tercatat 240,16 ribu jiwa data per 2024. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami kenaikan. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka -0,12%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kota Bengkulu 5%)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Sumatera Barat, jumlah penduduk Kabupaten Dharmasraya berada di urutan 11, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 91.
Data BPS 2024, 158,09 ribu atau sekitar 65,83% penduduk di Kabupaten Dharmasraya adalah kelompok produktif yang berusia 15-59 tahun. Adapun 24,65% dari total penduduk atau sekitar 59.194 adalah anak-anak (usia 0-14 tahun) dan 9,53% lainnya adalah penduduk dengan usia lebih dari 60 tahun.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Dharmasraya pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 14,77 ribu jiwa (6,15%)
- Umur 5-9 tahun 21,85 ribu jiwa (9,1%)
- Umur 10-14 tahun 22,58 ribu jiwa (9,4%)
- Umur 15-19 tahun 20,95 ribu jiwa (8,72%)
- Umur 20-24 tahun 21,08 ribu jiwa (8,78%)
- Umur 25-29 tahun 18,9 ribu jiwa (7,87%)
- Umur 30-34 tahun 17,39 ribu jiwa (7,24%)
- Umur 35-39 tahun 18,52 ribu jiwa (7,71%)
- Umur 40-44 tahun 19,28 ribu jiwa (8,03%)
- Umur 45-49 tahun 17,27 ribu jiwa (7,19%)
- Umur 50-54 tahun 13,77 ribu jiwa (5,73%)
- Umur 55-59 tahun 10,93 ribu jiwa (4,55%)
- Umur 60-64 tahun 8,28 ribu jiwa (3,45%)
- Umur 65-69 tahun 6,26 ribu jiwa (2,61%)
- Umur 70-74 tahun 3,94 ribu jiwa (1,64%)
- Umur lebih dari 75 tahun 4,4 ribu jiwa (1,83%)