Jumlah pekerja di Kota Palu dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 190,33 ribu pekerja, pada 2023 kemudian mengalami penurunan menjadi 186,22 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 192,38 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kabupaten Bangka Selatan 4,94%)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Palu mencapai 5,63% pada 2024. Angka ini berkurang 0,02% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 5,65%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 0,53%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Palu dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 202,81 ribu pekerja, pada 2023 kemudian mengalami penurunan menjadi 197,37 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 203,85 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 114 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Palu berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,61 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,96 persen.
Data Kependudukan di Kota Palu:
Jumlah penduduk di Kota Palu tercatat 389,96 ribu jiwa data per 2024. Angka ini bertambah dibanding 2023 dan lebih tinggi dibanding Desember 2021. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini turun 0,07%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,26%.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Sulawesi Tengah, jumlah penduduk Kota Palu berada di urutan kedua dibandingkan dengan 13 kabupaten/kota lainnya, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 13.
Pada 2024, mayoritas penduduk Kota Palu di dominasi oleh usia produktif (umur pada rentang 15-59 tahun) jumlahnya mencapai 259,49 ribu atau 66,54% dari total populasi. Sedangkan usia anak-anak (umur 0-14 tahun) serta usia lanjut yang berumur lebih dari 60 tahun masing-masing sebesar 25,01% dan 8,45%.
(Baca: Update 2024: Jumlah Penduduk Kota Tebing Tinggi 182,23 Ribu Jiwa)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Palu pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 28,06 ribu jiwa (7,2%)
- Umur 5-9 tahun 35,57 ribu jiwa (9,12%)
- Umur 10-14 tahun 33,88 ribu jiwa (8,69%)
- Umur 15-19 tahun 28,01 ribu jiwa (7,18%)
- Umur 20-24 tahun 35,11 ribu jiwa (9%)
- Umur 25-29 tahun 34,98 ribu jiwa (8,97%)
- Umur 30-34 tahun 33,29 ribu jiwa (8,54%)
- Umur 35-39 tahun 30,68 ribu jiwa (7,87%)
- Umur 40-44 tahun 29,54 ribu jiwa (7,58%)
- Umur 45-49 tahun 26,15 ribu jiwa (6,71%)
- Umur 50-54 tahun 22,66 ribu jiwa (5,81%)
- Umur 55-59 tahun 19,06 ribu jiwa (4,89%)
- Umur 60-64 tahun 13,31 ribu jiwa (3,41%)
- Umur 65-69 tahun 9,14 ribu jiwa (2,34%)
- Umur 70-74 tahun 5,35 ribu jiwa (1,37%)
- Umur lebih dari 75 tahun 5,15 ribu jiwa (1,32%)