Jumlah pekerja di Kabupaten Asmat dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 36.531 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 48.170 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 47.294 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 5,88% Penduduk di Kabupaten Minahasa Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Asmat mencapai 2,07 persen pada 2025. Angka ini bertambah 0,02 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 2,05 persen. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya turun 0,08 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Asmat dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 37.331 pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 49.178 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 47.700 pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 463 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Asmat tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,13 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,66 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Asmat:
Jumlah penduduk di Kabupaten Asmat tercatat 109,06 ribu jiwa data per 2025. Angka ini mengalami penurunan. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 1,98%.
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Papua Selatan, kabupaten/kota ini berada di urutan kedua dibandingkan dengan empat kabupaten/kota lainnya, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini ada di urutan 17.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Sorong | 2004 - 2025)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Asmat pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 13,31 ribu jiwa (12,2%)
- Umur 5-9 tahun 15,88 ribu jiwa (14,56%)
- Umur 10-14 tahun 11,25 ribu jiwa (10,31%)
- Umur 15-19 tahun 10,31 ribu jiwa (9,45%)
- Umur 20-24 tahun 8.540,880195865244 jiwa (7,83%)
- Umur 25-29 tahun 9.855,958177290215 jiwa (9,04%)
- Umur 30-34 tahun 8.327,43433296328 jiwa (7,64%)
- Umur 35-39 tahun 6.929,994074632651 jiwa (6,35%)
- Umur 40-44 tahun 5.970,132012222344 jiwa (5,47%)
- Umur 45-49 tahun 5.572,46801535468 jiwa (5,11%)
- Umur 50-54 tahun 4.453,716340513609 jiwa (4,08%)
- Umur 55-59 tahun 3.963,263393509189 jiwa (3,63%)
- Umur 60-64 tahun 2.675,5935670373324 jiwa (2,45%)
- Umur 65-69 tahun 1.870,025421065204 jiwa (1,71%)
- Umur 70-74 tahun 0,6 ribu jiwa (0,55%)
- Umur lebih dari 75 tahun 158,678631586698 jiwa (0,15%)