Jumlah pekerja di Kabupaten Tulang Bawang dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 227,2 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 231,62 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 228,86 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Statistik Penduduk Beragama Islam di Sulawesi Selatan 2015-2024)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Tulang Bawang pada Desember 2025, berkurang 0,03% menjadi 3,19% dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 3,46%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Tulang Bawang mengalami trend penurunan dalam 18 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 235,34 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 4.125 pekerja menjadi 235,22 ribu pekerja pada tahun 2025.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 341 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Tulang Bawang tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,75 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,28 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Tulang Bawang:
Jumlah penduduk di Kabupaten Tulang Bawang tercatat 436,04 ribu jiwa data per 2024. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini turun 0,44%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,07%.
(Baca: 0,9% Penduduk di Kabupaten Pesisir Barat Beragama Hindu)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Lampung, kabupaten/kota ini berada di urutan sepuluh, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 48.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Tulang Bawang pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 24,93 ribu jiwa (5,72%)
- Umur 5-9 tahun 38,4 ribu jiwa (8,81%)
- Umur 10-14 tahun 41,13 ribu jiwa (9,43%)
- Umur 15-19 tahun 38,96 ribu jiwa (8,94%)
- Umur 20-24 tahun 36,74 ribu jiwa (8,43%)
- Umur 25-29 tahun 34,09 ribu jiwa (7,82%)
- Umur 30-34 tahun 33,95 ribu jiwa (7,79%)
- Umur 35-39 tahun 34,14 ribu jiwa (7,83%)
- Umur 40-44 tahun 33,1 ribu jiwa (7,59%)
- Umur 45-49 tahun 30,6 ribu jiwa (7,02%)
- Umur 50-54 tahun 26,47 ribu jiwa (6,07%)
- Umur 55-59 tahun 21,36 ribu jiwa (4,9%)
- Umur 60-64 tahun 15,43 ribu jiwa (3,54%)
- Umur 65-69 tahun 10,56 ribu jiwa (2,42%)
- Umur 70-74 tahun 7,54 ribu jiwa (1,73%)
- Umur lebih dari 75 tahun 8,63 ribu jiwa (1,98%)