Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Cimahi mencapai 8,97% pada 2024. Angka ini berkurang 1,55% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 10,52%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 1,8%.
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Cimahi menunjukkan tren kenaikan dari sisi jumlah. Namun, pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 turut mendorong tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kota Cimahi.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Biak Numfor pada 2024)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan enam secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Cimahi mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Kondisi yang berbeda terlihat usai covid dalam lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 320,57 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 3.731 pekerja menjadi 311,86 ribu pekerja pada tahun 2024.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Kendal | 2024)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kota Cimahi mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 286,04 ribu pekerja dan di tahun 2024 turun menjadi 283,88 ribu pekerja.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Cimahi tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,26 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,19 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Jawa Barat pada 2024 yakni :
- Kota Cimahi 8,97%
- Kabupaten Bekasi 8,82%
- Kota Sukabumi 8,34%
- Kota Bogor 8,13%
- Kabupaten Karawang 8,04%
- Kota Bekasi 7,82%
- Kabupaten Kuningan 7,78%
- Kota Bandung 7,4%
- Kabupaten Bogor 7,34%
- Kabupaten Purwakarta 7,34%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Pangandaran 1,58%
- Kabupaten Ciamis 3,37%
- Kabupaten Tasikmalaya 3,74%
- Kabupaten Majalengka 4,01%
- Kota Banjar 5,44%
- Kabupaten Cianjur 5,99%
- Kabupaten Sumedang 6,16%
- Kabupaten Indramayu 6,25%
- Kota Depok 6,27%
- Kota Cirebon 6,29%