Jumlah pekerja di Kota Langsa mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Kondisi yang berbeda terlihat usai covid dalam lima tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 78.674 pekerja dan di tahun 2024 naik menjadi 83.540 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Maros Menurut Sektor pada 2024)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Langsa pada Desember 2024, berkurang 0,38% menjadi 7,34% dibandingkan dengan Desember 2023. Sementara dibanding Desember 2022, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 7,85%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Langsa mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 85.374 pekerja dan di tahun 2024 naik menjadi 90.162 pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 39 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Langsa tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,43 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,22 persen.
Data Kependudukan di Kota Langsa:
Jumlah penduduk di Kota Langsa tercatat 182,62 ribu jiwa data per 2024. Angka ini berkurang dibanding 2023 dan lebih rendah dibanding Desember 2021. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 0,93%.
(Baca: Jumlah Penduduk Periode 2013-2024)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Aceh, jumlah penduduk Kota Langsa berada di urutan 13, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini ada di urutan 114.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Langsa pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 12,59 ribu jiwa (6,89%)
- Umur 5-9 tahun 16,3 ribu jiwa (8,93%)
- Umur 10-14 tahun 16,79 ribu jiwa (9,19%)
- Umur 15-19 tahun 16,62 ribu jiwa (9,1%)
- Umur 20-24 tahun 15,99 ribu jiwa (8,76%)
- Umur 25-29 tahun 14,9 ribu jiwa (8,16%)
- Umur 30-34 tahun 13,92 ribu jiwa (7,62%)
- Umur 35-39 tahun 14,35 ribu jiwa (7,86%)
- Umur 40-44 tahun 13,82 ribu jiwa (7,57%)
- Umur 45-49 tahun 11,41 ribu jiwa (6,25%)
- Umur 50-54 tahun 10,6 ribu jiwa (5,8%)
- Umur 55-59 tahun 8,71 ribu jiwa (4,77%)
- Umur 60-64 tahun 6,74 ribu jiwa (3,69%)
- Umur 65-69 tahun 4,55 ribu jiwa (2,49%)
- Umur 70-74 tahun 2,69 ribu jiwa (1,47%)
- Umur lebih dari 75 tahun 2,64 ribu jiwa (1,44%)