Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Bima mencapai 3,27% pada 2024. Angka ini berkurang 0,3% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 3,57%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 0,45%.
Dalam lima semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) menunjukkan tren penurunan. Namun, pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 juga diikuti dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kota Bima.
(Baca: 6,9% Penduduk di Kabupaten Barito Selatan Beragama Katolik)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 312 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Bima mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Kondisi yang berbeda terlihat usai covid dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 91.046 pekerja kemudian jumlahnya turun menjadi 87.863 pekerja pada tahun 2025.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Halmahera Tengah 31.393 dan Angka Pengangguran 3,43%)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kota Bima mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 87.794 pekerja kemudian jumlahnya turun menjadi 85.199 pekerja pada tahun 2025.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Bima berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 4,04 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,16 persen.
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Nusa Tenggara Barat pada 2024 yakni :
- Kota Mataram 4,85%
- Kota Bima 3,27%
- Kabupaten Sumbawa Barat 3,1%
- Kabupaten Lombok Barat 2,75%
- Kabupaten Dompu 2,7%
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Lombok Utara 1,85%
- Kabupaten Bima 2,19%
- Kabupaten Lombok Timur 2,53%
- Kabupaten Lombok Tengah 2,55%
- Kabupaten Sumbawa 2,67%