Jumlah pekerja di Kabupaten Manokwari mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 94.735 pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 99.284 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 5,86% Penduduk di Kabupaten Wajo Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Manokwari mencapai 5,65% pada 2025. Angka ini bertambah 0,31% dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 5,34%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya turun 0,32%.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Manokwari dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 100,75 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 106,36 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 105,03 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 111 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Manokwari tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang naik signifikan di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 2,97 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 0,96 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Manokwari:
Jumlah penduduk di Kabupaten Manokwari tercatat 204,11 ribu jiwa data per 2024. Angka ini dalam 12 tahun berurutan tercatat naik. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 3,1%.
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Papua Barat, kabupaten/kota ini merupakan yang tertinggi dibandingkan dengan kabupaten/kota lain, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini ada di urutan sembilan.
(Baca: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Teluk Wondama Rp.41,28 Juta Data per 2025)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Manokwari pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 13,21 ribu jiwa (6,47%)
- Umur 5-9 tahun 21,11 ribu jiwa (10,34%)
- Umur 10-14 tahun 21,5 ribu jiwa (10,53%)
- Umur 15-19 tahun 19,83 ribu jiwa (9,72%)
- Umur 20-24 tahun 21,15 ribu jiwa (10,36%)
- Umur 25-29 tahun 20,04 ribu jiwa (9,82%)
- Umur 30-34 tahun 17,46 ribu jiwa (8,55%)
- Umur 35-39 tahun 15,73 ribu jiwa (7,71%)
- Umur 40-44 tahun 14,43 ribu jiwa (7,07%)
- Umur 45-49 tahun 11,66 ribu jiwa (5,71%)
- Umur 50-54 tahun 8,83 ribu jiwa (4,33%)
- Umur 55-59 tahun 7,04 ribu jiwa (3,45%)
- Umur 60-64 tahun 4,92 ribu jiwa (2,41%)
- Umur 65-69 tahun 3,27 ribu jiwa (1,6%)
- Umur 70-74 tahun 2,09 ribu jiwa (1,02%)
- Umur lebih dari 75 tahun 1,84 ribu jiwa (0,9%)