Jumlah pekerja di Kabupaten Pelalawan mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Kondisi yang berbeda terlihat usai covid dalam enam tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren turun. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 194,39 ribu pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 207,88 ribu pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 7,37% Penduduk di Kabupaten Labuhan Batu Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Pelalawan pada Desember 2025, bertambah 0,29 persen menjadi 2,42 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat naik dari sebelumnya yang sebesar 2,26 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Pelalawan mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 198,89 ribu pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 213,02 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 427 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Pelalawan tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,96 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,36 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Pelalawan:
Jumlah penduduk di Kabupaten Pelalawan tercatat 434,59 ribu jiwa data per 2024. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini turun 1,16%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 4,14%.
(Baca: Statistik Jumlah Korban Menderita dan Mengungsi akibat Bencana Alam Periode 2013-2024)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Riau, kabupaten/kota ini berada di urutan sembilan, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini ada di urutan 49.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Pelalawan pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 29,72 ribu jiwa (6,84%)
- Umur 5-9 tahun 45,53 ribu jiwa (10,48%)
- Umur 10-14 tahun 48,04 ribu jiwa (11,05%)
- Umur 15-19 tahun 37,58 ribu jiwa (8,65%)
- Umur 20-24 tahun 38,22 ribu jiwa (8,79%)
- Umur 25-29 tahun 34,74 ribu jiwa (7,99%)
- Umur 30-34 tahun 34,96 ribu jiwa (8,04%)
- Umur 35-39 tahun 36,55 ribu jiwa (8,41%)
- Umur 40-44 tahun 36,37 ribu jiwa (8,37%)
- Umur 45-49 tahun 29,77 ribu jiwa (6,85%)
- Umur 50-54 tahun 22,92 ribu jiwa (5,27%)
- Umur 55-59 tahun 16,38 ribu jiwa (3,77%)
- Umur 60-64 tahun 10,76 ribu jiwa (2,47%)
- Umur 65-69 tahun 6,68 ribu jiwa (1,54%)
- Umur 70-74 tahun 3,59 ribu jiwa (0,83%)
- Umur lebih dari 75 tahun 2,78 ribu jiwa (0,64%)