Jumlah pekerja di Kota Batu dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 130,08 ribu pekerja, pada 2024 kemudian mengalami penurunan menjadi 123,8 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 137,62 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 6,08% Penduduk di Kabupaten Bengkalis Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Batu pada Desember 2025, berkurang 0,1 persen menjadi 3,53 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 4,52 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Batu dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 136,23 ribu jiwa, pada 2024 kemudian mengalami penurunan menjadi 128,47 ribu jiwa dan untuk 2025 tercatat sebanyak 142,22 ribu jiwa.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 298 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Batu berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,85 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,04 persen .
Data Kependudukan di Kota Batu:
Jumlah penduduk di Kota Batu tercatat 217,1 ribu jiwa data per 2025. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami penurunan. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 0,38%.
(Baca: Pengeluaran per Kapita Kep. Riau 2025: Lonjakan Jadi Rp2,47 Juta per Bulan)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Jawa Timur, jumlah penduduk Kota Batu berada di urutan 34, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 111.
Jumlah penduduk menurut umur Kota Batu dilihat dari kelompok umur, usia produktif tercatat 139,68 ribu atau 64,34%, anak-anak 44,31 ribu atau 20,41% dan 15,25% sisanya atau sebanyak 33,11 ribu merupakan penduduk usia lanjut.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Batu pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 15,33 ribu jiwa (7,06%)
- Umur 5-9 tahun 15,3 ribu jiwa (7,05%)
- Umur 10-14 tahun 13,68 ribu jiwa (6,3%)
- Umur 15-19 tahun 14,69 ribu jiwa (6,77%)
- Umur 20-24 tahun 16,27 ribu jiwa (7,5%)
- Umur 25-29 tahun 16,33 ribu jiwa (7,52%)
- Umur 30-34 tahun 16,02 ribu jiwa (7,38%)
- Umur 35-39 tahun 15,64 ribu jiwa (7,21%)
- Umur 40-44 tahun 16,14 ribu jiwa (7,44%)
- Umur 45-49 tahun 15,86 ribu jiwa (7,3%)
- Umur 50-54 tahun 15,33 ribu jiwa (7,06%)
- Umur 55-59 tahun 13,39 ribu jiwa (6,17%)
- Umur 60-64 tahun 10,49 ribu jiwa (4,83%)
- Umur 65-69 tahun 8.907,357539027478 jiwa (4,1%)
- Umur 70-74 tahun 6.198,117047037105 jiwa (2,85%)
- Umur lebih dari 75 tahun 7.519,014194549942 jiwa (3,46%)