Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Lamandau Turun 0,94% dalam 5 Tahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 06/11/2026 08:45 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah mencapai 4,58% pada 2025.

Angka tersebut turun 0,48% dari tahun sebelumnya sebesar 5,06%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 0,94%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Lamandau lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Lamandau yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 4,58% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 13 kabupaten/kota lain di Provinsi Kalimantan Tengah, PoU di Kabupaten Lamandau ada di urutan ke-2. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Gunung Mas (4,46%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Kapuas (15,41%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Tengah pada 2025.

  1. Kabupaten Gunung Mas: 4,46%
  2. Kabupaten Lamandau: 4,58%
  3. Kabupaten Sukamara: 4,72%
  4. Kabupaten Murung Raya: 5,39%
  5. Kabupaten Seruyan: 5,72%
  6. Kota Palangkaraya: 6,44%
  7. Kabupaten Kota Waringin Barat: 6,84%
  8. Kabupaten Barito Timur: 7,17%
  9. Kabupaten Kota Waringin Timur: 7,47%
  10. Kabupaten Katingan: 7,88%

(Baca: Jumlah Penduduk di 38 Provinsi Indonesia Semester I 2026)

Data Pasar

Macro update by
06 November 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Okt) 3,23% -0.05
Inflasi mom (Agu) 0,21% +0.35
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18 -0.37
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Ekspor Migas (Sep) 951,70 -4.08
Neraca perdagangan (Sep) 3,36 -5.51
Impor Migas (Sep) 3,27 -7.35
Ekspor (Sep) 27,59 +3.68
Impor (Sep) 24,23 +5.09
Kunjungan Wisman (Sep) 1,43 -10.79
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...