Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Desember 2025, berkurang 0,08 persen menjadi 3,12 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 3,26 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Aceh Besar 7,86 Persen)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
(Baca: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Barito Utara Rp.88,61 Juta Data per 2025)
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah menunjukkan tren pengurangan dari sisi jumlah. Adapun setelah enam semester pandemi Covid-19 yang berlangsung mulai Maret 2020 juga diikuti dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) turun di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 352 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Hulu Sungai Tengah mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Sementara itu dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 144,31 ribu pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 150,5 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 139,6 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 146,35 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 150,46 ribu pekerja.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,01 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,95 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Kalimantan Selatan pada 2025 yakni :
- Kota Banjarmasin 6,49 persen
- Kabupaten Tanah Bumbu 6,05 persen
- Kabupaten Kota Baru 5,93 persen
- Kota Banjar Baru 4,76 persen
- Kabupaten Hulu Sungai Utara 3,79 persen
- Kabupaten Tapin 3,69 persen
- Kabupaten Tabalong 3,48 persen
- Kabupaten Tanah Laut 3,3 persen
- Kabupaten Barito Kuala 3,23 persen
- Kabupaten Hulu Sungai Tengah 3,12 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Hulu Sungai Selatan 2,2 persen
- Kabupaten Balangan 2,74 persen
- Kabupaten Banjar 2,76 persen
- Kabupaten Hulu Sungai Tengah 3,12 persen
- Kabupaten Barito Kuala 3,23 persen
- Kabupaten Tanah Laut 3,3 persen
- Kabupaten Tabalong 3,48 persen
- Kabupaten Tapin 3,69 persen
- Kabupaten Hulu Sungai Utara 3,79 persen
- Kota Banjar Baru 4,76 persen