Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Kepulauan Seribu mencapai 7,93% pada 2024. Angka ini berkurang 0,18% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 8,11%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 0,54%.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2021 sebesar 8,58% dan terendah pernah tercatat pada 2019 silam sebesar 5,89%.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Biak Numfor pada 2024)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 23 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Kepulauan Seribu mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Sementara itu dalam lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 12.434 pekerja dan di tahun 2024 naik menjadi 15.356 pekerja.
(Baca: Jumlah Perceraian di Banten Periode 2019-2024)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Kepulauan Seribu mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 11.381 pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 14.138 pekerja pada tahun 2024.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Kepulauan Seribu tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat -1,11 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat -7,86 persen.
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi DKI Jakarta pada 2024 yakni :
- Kabupaten Kepulauan Seribu 7,93%
- Kota Jakarta Timur 6,95%
- Kota Jakarta Pusat 6,24%
- Kota Jakarta Utara 6,18%
- Kota Jakarta Barat 6,18%
Berikut ini lima kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kota Jakarta Selatan 5,22%
- Kota Jakarta Barat 6,18%
- Kota Jakarta Utara 6,18%
- Kota Jakarta Pusat 6,24%
- Kota Jakarta Timur 6,95%