Jumlah pekerja di Kabupaten Bangka Selatan dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 100,36 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 104,33 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 111,65 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 10,1% Penduduk di Kabupaten Tanggamus Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Bangka Selatan pada Desember 2025, berkurang 0,46% menjadi 4,48% dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) terus bergerak naik dengan laju peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan semester sebelumnya.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Bangka Selatan mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Kondisi yang berbeda terlihat usai covid dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 105,46 ribu pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 116,7 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 196 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2%.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Bangka Selatan berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga turun di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 0,9 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,67 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Bangka Selatan:
Jumlah penduduk di Kabupaten Bangka Selatan tercatat 213,88 ribu jiwa data per 2024. Angka ini mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 0,37%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,67%.
(Baca: Persentase Pengangguran 2025 di Kabupaten Pinrang 3,65%)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Kep. Bangka Belitung, kabupaten/kota ini masuk dalam urutan lima besar, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 102.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Bangka Selatan pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 12,61 ribu jiwa (5,89%)
- Umur 5-9 tahun 19,01 ribu jiwa (8,89%)
- Umur 10-14 tahun 21,22 ribu jiwa (9,92%)
- Umur 15-19 tahun 17,2 ribu jiwa (8,04%)
- Umur 20-24 tahun 18,77 ribu jiwa (8,77%)
- Umur 25-29 tahun 16,51 ribu jiwa (7,72%)
- Umur 30-34 tahun 16,82 ribu jiwa (7,86%)
- Umur 35-39 tahun 19,47 ribu jiwa (9,1%)
- Umur 40-44 tahun 18,67 ribu jiwa (8,73%)
- Umur 45-49 tahun 14,82 ribu jiwa (6,93%)
- Umur 50-54 tahun 12,09 ribu jiwa (5,65%)
- Umur 55-59 tahun 9,43 ribu jiwa (4,41%)
- Umur 60-64 tahun 7,14 ribu jiwa (3,34%)
- Umur 65-69 tahun 4,63 ribu jiwa (2,16%)
- Umur 70-74 tahun 2,65 ribu jiwa (1,24%)
- Umur lebih dari 75 tahun 2,85 ribu jiwa (1,33%)