Jumlah pekerja di Kota Solok mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah pekerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 38.564 pekerja kemudian jumlahnya naik menjadi 40.679 pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 7,41% Penduduk di Kabupaten Sinjai Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Solok mencapai 3,87 persen pada 2025. Angka ini bertambah 0,25 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 3,62 persen. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya naik 0,15 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Solok mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Namun sebaliknya, kondisi pasca covid dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 40.052 pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 42.046 pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 254 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Solok tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 3,61 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,55 persen .
Data Kependudukan di Kota Solok:
Jumlah penduduk di Kota Solok tercatat 79.465 jiwa data per 2025. Angka ini berkurang dibanding 2024 dan lebih rendah dibanding Desember 2023. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih tinggi. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 2,28%.
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Sumatera Barat, kabupaten/kota ini berada di urutan 17, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 149.
(Baca: 39,2% Penduduk di Maluku Beragama Protestan)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Solok pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 7.186,94296486809 jiwa (9,04%)
- Umur 5-9 tahun 7.073,7320301511845 jiwa (8,9%)
- Umur 10-14 tahun 6.815,772415129637 jiwa (8,58%)
- Umur 15-19 tahun 7.579,212494377911 jiwa (9,54%)
- Umur 20-24 tahun 6.859,579988564764 jiwa (8,63%)
- Umur 25-29 tahun 6.534,3574620274185 jiwa (8,22%)
- Umur 30-34 tahun 6.584,052802286967 jiwa (8,29%)
- Umur 35-39 tahun 6.047,526074033902 jiwa (7,61%)
- Umur 40-44 tahun 5.574,253980166999 jiwa (7,01%)
- Umur 45-49 tahun 5.452,67606166543 jiwa (6,86%)
- Umur 50-54 tahun 4.144,773426776515 jiwa (5,22%)
- Umur 55-59 tahun 3.142,6703470907432 jiwa (3,95%)
- Umur 60-64 tahun 2.432,816602498028 jiwa (3,06%)
- Umur 65-69 tahun 1.742,5913643866727 jiwa (2,19%)
- Umur 70-74 tahun 1.088,3983411002648 jiwa (1,37%)
- Umur lebih dari 75 tahun 1.205,6436448754703 jiwa (1,52%)