Jumlah pekerja di Kabupaten Cilacap dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 955,16 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 995,41 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 1 juta pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Prakiraan Cuaca Kota Jakarta Selatan Hari Ini 21 September 2026: Hujan Ringan, Suhu 26-31 °C)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Cilacap pada Desember 2025, berkurang 0,42 persen menjadi 7,4 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Sementara dibanding Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 8,74 persen .
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Cilacap dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 1,05 juta jiwa, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 1,08 juta jiwa dan untuk 2025 tercatat sebanyak 1,07 juta jiwa.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 38 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Cilacap tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 3,31 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 2,7 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Cilacap:
Jumlah penduduk di Kabupaten Cilacap tercatat 1,75 juta jiwa data per 2025. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami penurunan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini turun 2,14%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 0,38%.
(Baca: Data 2025: PDRB ADHB Sektor Industri Kimia, Farmasi dan Obat Tradisional di Aceh Rp2.403,62 Miliar)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Jawa Tengah, jumlah penduduk Kabupaten Cilacap masuk dalam urutan lima besar, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 28.
Data BPS 2025, 1,06 juta atau sekitar 60,67% penduduk di Kabupaten Cilacap adalah kelompok produktif yang berusia 15-59 tahun. Adapun 23,03% dari total penduduk atau sekitar 401,95 ribu adalah anak-anak (usia 0-14 tahun) dan 16,3% lainnya adalah penduduk dengan usia lebih dari 60 tahun.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Cilacap pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 123,99 ribu jiwa (7,11%)
- Umur 5-9 tahun 130,83 ribu jiwa (7,5%)
- Umur 10-14 tahun 147,13 ribu jiwa (8,43%)
- Umur 15-19 tahun 125,39 ribu jiwa (7,19%)
- Umur 20-24 tahun 97,8 ribu jiwa (5,6%)
- Umur 25-29 tahun 107,71 ribu jiwa (6,17%)
- Umur 30-34 tahun 113,68 ribu jiwa (6,51%)
- Umur 35-39 tahun 126,49 ribu jiwa (7,25%)
- Umur 40-44 tahun 127,45 ribu jiwa (7,3%)
- Umur 45-49 tahun 126,54 ribu jiwa (7,25%)
- Umur 50-54 tahun 120,95 ribu jiwa (6,93%)
- Umur 55-59 tahun 112,8 ribu jiwa (6,46%)
- Umur 60-64 tahun 98,94 ribu jiwa (5,67%)
- Umur 65-69 tahun 71,43 ribu jiwa (4,09%)
- Umur 70-74 tahun 49,49 ribu jiwa (2,84%)
- Umur lebih dari 75 tahun 64,52 ribu jiwa (3,7%)