Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Padang Lawas mencapai 5,47% pada 2024. Angka ini berkurang 0,28% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 5,75%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 0,42%.
Sejak Desember 2018, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Padang Lawas menunjukkan tren kenaikan dari sisi jumlah kondisi yang sama terjadi lima semester setelah pandemi Covid-19 sejak 2020 lalu, juga diikuti dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) naik di Kabupaten Padang Lawas.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kota Bogor pada 2024)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 122 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Padang Lawas dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 154,13 ribu pekerja, pada 2023 kemudian mengalami penurunan menjadi 148,08 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 150,09 ribu pekerja.
(Baca: Pengeluaran Penduduk Kabupaten Buru untuk Membeli Ketupat Sayur Rp81 per Kapita per Minggu)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Padang Lawas dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 145,04 ribu pekerja, pada 2023 kemudian turun menjadi 139,56 ribu pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 141,87 ribu pekerja.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Padang Lawas berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,02 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,14 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sumatera Utara pada 2024 yakni :
- Kota Medan 8,13%
- Kabupaten Deli Serdang 8,02%
- Kota Pematang Siantar 8%
- Kabupaten Tapanuli Tengah 7,45%
- Kabupaten Mandailing Natal 7,22%
- Kota Padang Sidimpuan 7,17%
- Kota Sibolga 6,52%
- Kota Tebing Tinggi 6,18%
- Kabupaten Langkat 6,08%
- Kabupaten Asahan 5,94%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Samosir 0,89%
- Kabupaten Humbang Hasundutan 0,92%
- Kabupaten Pakpak Bharat 0,97%
- Kabupaten Nias Barat 1%
- Kabupaten Toba Samosir 1,09%
- Kabupaten Tapanuli Utara 1,21%
- Kabupaten Dairi 1,43%
- Kabupaten Nias 2,1%
- Kabupaten Karo 2,4%
- Kabupaten Nias Utara 2,82%