Gunung Dukono Kembali Erupsi Sore Ini, Tinggi Abu Vulkanik 1.800 Meter dari Atas Puncak
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Dukono di Maluku Utara kembali erupsi pada Selasa (19/5/2026) pukul 17.21 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Dukono sudah erupsi 9 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 1.800 meter di atas puncak (2.887 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 18 milimeter dan durasi 49,28 detik.
(Baca: 55 Bencana Terjadi pada Tengah September 2023, Karhutla Mendominasi)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Dukono di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 19 Mei 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 182 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 6-34 milimeter dan lama gempa 23,91-266,99 detik.
Kemudian, 35 kali gempa low frequency dengan amplitudo 4-11 milimeter dan lama gempa 17,57-25,92 detik serta 1 kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 5 milimeter s-p 9,19 detik dan lama gempa 33,32 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 2.054 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (1.035 kali letusan) sedangkan Gunung Dukono erupsi 139 kali.
(Baca: Masih Ada 381 Hotspot Risiko Tinggi Karhutla di Indonesia pada Awal 2023)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % |
|---|