Jumlah pekerja di Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 71.914 pekerja, pada 2024 kemudian turun menjadi 70.284 pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 76.192 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 12,03% Penduduk di Kota Jayapura Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Desember 2025, bertambah 0,14 persen menjadi 2,64 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Kepulauan Sangihe mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 73.807 pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 78.167 pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 408 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Kepulauan Sangihe tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,67 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,32 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Kepulauan Sangihe:
Jumlah penduduk di Kabupaten Kepulauan Sangihe tercatat 137,45 ribu jiwa data per 2024. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami penurunan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 0,99%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 0,32%.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Natuna | 2004 - 2025)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Sulawesi Utara, kabupaten/kota ini berada di urutan tujuh, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 61.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 5,12 ribu jiwa (3,72%)
- Umur 5-9 tahun 8,59 ribu jiwa (6,25%)
- Umur 10-14 tahun 10,01 ribu jiwa (7,28%)
- Umur 15-19 tahun 10,4 ribu jiwa (7,57%)
- Umur 20-24 tahun 10,95 ribu jiwa (7,96%)
- Umur 25-29 tahun 10,69 ribu jiwa (7,78%)
- Umur 30-34 tahun 11,15 ribu jiwa (8,11%)
- Umur 35-39 tahun 10,06 ribu jiwa (7,32%)
- Umur 40-44 tahun 10,24 ribu jiwa (7,45%)
- Umur 45-49 tahun 9,87 ribu jiwa (7,18%)
- Umur 50-54 tahun 9,93 ribu jiwa (7,23%)
- Umur 55-59 tahun 9,14 ribu jiwa (6,65%)
- Umur 60-64 tahun 7,87 ribu jiwa (5,72%)
- Umur 65-69 tahun 5,76 ribu jiwa (4,19%)
- Umur 70-74 tahun 3,85 ribu jiwa (2,8%)
- Umur lebih dari 75 tahun 3,83 ribu jiwa (2,78%)