Jumlah pekerja di Kabupaten Jombang dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 723,49 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 738,09 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 763,01 ribu pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: 4,95% Penduduk di Kabupaten Indragiri Hilir Masuk Kategori Miskin)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, BPS merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Jombang mencapai 3,28 persen pada 2025. Angka ini berkurang 0,47 persen dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 3,75 persen. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2023, angkanya turun 1,38 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Jombang mengalami trend kenaikan dalam 18 tahun terakhir. Kondisi yang berbeda terlihat usai covid dalam enam tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2023 jumlah angkatan kerja sebanyak 758,82 ribu pekerja dan di tahun 2025 naik menjadi 783,01 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 329 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Jombang tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,34 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,15 persen .
Data Kependudukan di Kabupaten Jombang:
Jumlah penduduk di Kabupaten Jombang tercatat 1,29 juta jiwa data per 2025. Untuk data terakhir ini, jumlah penduduk mengalami penurunan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini turun 0,44%. Pertumbuhan ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 0,37%.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Jawa Timur, jumlah penduduk Kabupaten Jombang berada di urutan sembilan, sementara jika dilihat menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 43.
(Baca: Statistik Produksi Cengkeh Periode 2015-2024)
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Jombang pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 90,92 ribu jiwa (7,05%)
- Umur 5-9 tahun 91,24 ribu jiwa (7,08%)
- Umur 10-14 tahun 88,66 ribu jiwa (6,88%)
- Umur 15-19 tahun 94,83 ribu jiwa (7,35%)
- Umur 20-24 tahun 86,28 ribu jiwa (6,69%)
- Umur 25-29 tahun 89,63 ribu jiwa (6,95%)
- Umur 30-34 tahun 89,57 ribu jiwa (6,95%)
- Umur 35-39 tahun 91,15 ribu jiwa (7,07%)
- Umur 40-44 tahun 95,12 ribu jiwa (7,38%)
- Umur 45-49 tahun 93,78 ribu jiwa (7,27%)
- Umur 50-54 tahun 90,94 ribu jiwa (7,05%)
- Umur 55-59 tahun 78,03 ribu jiwa (6,05%)
- Umur 60-64 tahun 67,29 ribu jiwa (5,22%)
- Umur 65-69 tahun 58,61 ribu jiwa (4,55%)
- Umur 70-74 tahun 40,57 ribu jiwa (3,15%)
- Umur lebih dari 75 tahun 42,89 ribu jiwa (3,33%)