Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Kendari pada Desember 2025, bertambah 0,27 persen menjadi 5,94 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kab. Konawe Selatan | 2025)
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima semester terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 7,08% dan terendah pernah tercatat pada 2023 silam sebesar 5,18%.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Mahakam Hulu 20.282 dan Angka Pengangguran 2,84 Persen)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 97 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kota Kendari dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 178,7 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 186,79 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 185,42 ribu pekerja.
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kota Kendari dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2023 tercatat 169,45 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 176,21 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 176,59 ribu pekerja.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Kendari tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 5,16 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,81 persen .
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sulawesi Tenggara pada 2025 yakni :
- Kota Kendari 5,94 persen
- Kabupaten Muna 4,14 persen
- Kabupaten Konawe Utara 3,99 persen
- Kota Bau Bau 3,95 persen
- Kabupaten Wakatobi 3,82 persen
- Kabupaten Buton 3,3 persen
- Kabupaten Konawe Selatan 3,23 persen
- Kabupaten Buton Tengah 3,16 persen
- Kabupaten Buton Selatan 2,92 persen
- Kabupaten Konawe 2,81 persen
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2025 yakni :
- Kabupaten Kep. Konawe 1,52 persen
- Kabupaten Kolaka Utara 1,62 persen
- Kabupaten Buton Utara 1,98 persen
- Kabupaten Kolaka Timur 2,2 persen
- Kabupaten Kolaka 2,25 persen
- Kabupaten Bombana 2,52 persen
- Kabupaten Muna Barat 2,76 persen
- Kabupaten Konawe 2,81 persen
- Kabupaten Buton Selatan 2,92 persen
- Kabupaten Buton Tengah 3,16 persen