Jumlah pekerja di Kota Jayapura mengalami trend kenaikan dalam 16 tahun terakhir. Tercatat pada tahun 2023 jumlah pekerja sebanyak 178,81 ribu pekerja, kemudian jumlahnya turun dari tahun sebelumnya sebanyak 9.877 pekerja menjadi 177,86 ribu pekerja pada tahun 2025.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Kutai Timur | 2004 - 2025)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Jayapura pada Desember 2025, berkurang 0,61 persen menjadi 7,68 persen dibandingkan dengan Desember 2024. Dalam delapan semester terakhir, tingkat pengangguran terbuka (TPT) mengalami tren penurunan melanjutkan tren semester sebelumnya yang juga sedang dalam masa penurunan.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kota Jayapura dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2023 tercatat 200,38 ribu pekerja, pada 2024 kemudian meningkat menjadi 204,7 ribu pekerja dan untuk 2025 tercatat sebanyak 187,97 ribu pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 29 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2025 yakni 4,2 persen .
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Jayapura tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2025. Perekonomian di wilayah ini pada 2025 lalu tercatat 4,38 persen. Sebelumnya pada 2024 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,56 persen .
Data Kependudukan di Kota Jayapura:
Jumlah penduduk di Kota Jayapura tercatat 318,55 ribu jiwa data per 2025. Angka ini berkurang dibanding 2024 dan lebih rendah dibanding Desember 2023. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka 0,96%.
(Baca: Statistik Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Periode 2013-2026)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Papua, kabupaten/kota ini merupakan yang tertinggi baik dilingkup antar kabupaten/kota lain di provinsi ini, maupun di pulau Papua sedangkan menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan satu.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kota Jayapura pada Desember 2025 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 24,6 ribu jiwa (7,72%)
- Umur 5-9 tahun 23,37 ribu jiwa (7,34%)
- Umur 10-14 tahun 22,34 ribu jiwa (7,01%)
- Umur 15-19 tahun 26,42 ribu jiwa (8,29%)
- Umur 20-24 tahun 36,02 ribu jiwa (11,31%)
- Umur 25-29 tahun 27,18 ribu jiwa (8,53%)
- Umur 30-34 tahun 22,46 ribu jiwa (7,05%)
- Umur 35-39 tahun 21,76 ribu jiwa (6,83%)
- Umur 40-44 tahun 20,66 ribu jiwa (6,49%)
- Umur 45-49 tahun 20,97 ribu jiwa (6,58%)
- Umur 50-54 tahun 20,6 ribu jiwa (6,47%)
- Umur 55-59 tahun 19,07 ribu jiwa (5,99%)
- Umur 60-64 tahun 13,73 ribu jiwa (4,31%)
- Umur 65-69 tahun 9.598,779143132691 jiwa (3,01%)
- Umur 70-74 tahun 6.462,371029296826 jiwa (2,03%)
- Umur lebih dari 75 tahun 3.309,759410787711 jiwa (1,04%)