Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Peru pada 2023

1
Agus Dwi Darmawan 04/03/2025 11:15 WIB
Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Peru pada 2023
databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Indonesia membukukan impor dengan Peru US$ 77 juta data per Desember 2023. Nilai turun drastis 31.13% dibandingkan impor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 111,81 juta.

Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Peru, impor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah impor Indonesia adalah US$ 52,72 juta dan untuk impor tertinggi di angka US$ 111,81 juta.

(Baca: Produk Utama yang Diimpor Indonesia dari Kuwait pada 2023)

Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diimpor dari Peru, 42 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, dari negara ini terdapat 31 produk utama Indonesia yang diimpor setiap tahun. Artinya, ada ketergantungan cukup besar untuk produk-produk impor tersebut. Lainnya, sebagian besar produk merupakan impor produk yang juga banyak diimpor dari negara lain.

Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diimpor Indonesia dari Peru. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.

  1. Persiapan kakao dan kakao
  2. Persiapan kakao dan kakao dengan kode HS 18. Impor produk ini dari Peru berada di urutan pertama. Indonesia mengimpor sebanyak US$ 33,16 juta. Nilai impor Persiapan kakao dan kakao ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 47.200 ribu.

  3. Buah dan kacang -kacangan yang dapat dimakan
  4. Masuk dalam kode HS 08, Buah dan kacang -kacangan yang dapat dimakan merupakan kelompok produk barang impor yang dikategorikan bersama dengan kulit buah atau melon jeruk. Indonesia mengimpor US$ 19,96 juta.

  5. Pupuk
  6. Impor Pupuk dari Peru, saat ini merupakan yang terbesar. Dari negara ini, Indonesia melakukan impor senilai US$ 8,58 juta. Negara lainnya yang menjadi andalan impor Pupuk dengan nilai terbesar adalah Cina, Kanada, Amerika Serikat, Maroko dan Arab Saudi.

  7. Seng
  8. (Baca: Inilah Produk yang Banyak Diimpor Indonesia dari Jamaika pada 2023)

    Di urutan berikutnya Seng dalam klasifikasi Trademap masuk kategori produk HS dengan kode 79. Indonesia mengimpor sebanyak US$ 5,36 juta, naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 3.097 ribu. Impor Seng dari Peru tercatat merupakan yang terbesar. Lima negara lain yang menjadi sumber impor Seng adalah Korea, Republik, Belgia, Belanda, Spanyol dan Kanada.

  9. Bijih, terak dan abu
  10. Produk lainnya, Indonesia juga tercatat banyak mengimpor Bijih, terak dan abu dari Peru. Nilai impor produk ini pada 2023 US$ 2,56 juta. Pada tahun sebelumnya Indonesia tidak mencatat adanya impor dari negara ini. Selain Peru, Indonesia juga mengandalkan impor Bijih, terak dan abu dari Brazil, Chili, Afrika Selatan dan Kanada. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengimpor produk ini dari -4 negara lainnya.

Data Populer

Lihat Semua