Beberapa metode pembayaran masih dalam proses aktivasi.
Biaya Produksi Migas per KKKS per Juli 2017
:[/] [bold]
:[/] [bold]
Nama Data
Nilai
KEI
31,25
PHE ONWJ
28,49
Medco Natuna
23,11
CNOOC
22,85
Pertamina EP
19,42
CPI
18,58
CICO
18,26
Vico
15,46
Petrochina Jabung
15,01
Total E&P
14,05
Premier Oil
13,82
EMCL
11,79
Cophi (Grissik)
10,12
JOBP - Medo Tomori
5,52
BP Tangguh
1,86
A Font Kecil
A Font Sedang
A Font Besar
Rata-rata biaya produksi minyak dan gas domestik sebesar US$ 15,5 per barel setara minyak (BOE). Namun, biaya produksi migas beberapa Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) jauh melebihi angka tersebut.
Berdasarkan data FME per 31 Juli 2017, Kangean Energy Indonesia (KEI) merupakan KKKS dengan biaya produksi migas tertinggi, yakni mencapai US$ 31,25 per BOE, di urutan kedua PHE ONWJ senilai US$ 28,49 per BOE, dan di posisi ketiga adalah Medco Natuna sebesar US$ 23,11 per BOE. Sedangkan BP Tangguh merupakan KKKS dengan biaya produksi terendah, yaitu hanya US$ 1,86 per BOE.
>
Tingginya biaya produksi migas KKKS tersebut mengindikasikan borosnya biaya eksplorasi dan eksploitasi suatu ladang migas. Sementara jika biaya produksi migas semakin rendah mengindikasikan makin efisiennya biaya eksplorasi ladang migas tiap KKKS. Biasanya semakin sulit eksplorasi ladang migas maka akan semakin tinggi biaya produksinya.