Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Minggu (10/11/2024) pukul 13.11 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 89 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 57 detik.
(Baca: Ada 31 Bencana di Indonesia pada Akhir Mei 2024, Banjir Mendominasi)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 10 November 2024 pukul 00.00-06.00 WIT menunjukkan terjadi 19 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 20-28 milimeter dan lama gempa 40-71 detik.
Kemudian, 14 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-19 milimeter dan lama gempa 21-50 detik serta 24 kali harmonik dengan amplitudo 2-9 milimeter dan lama gempa 22-272 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 4 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2024, MAGMA Indonesia telah merekam 5.007 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Ibu di Maluku Utara paling banyak erupsi dengan 2.006 kali letusan.
(Baca: Meski Kemarau, Banyak Bencana Banjir Awal Juli 2024)