Dapatkan akses instan ke artikel “20 Tahun, Konsumsi Energi Indonesia Meningkat 2 Kali Lipat”.
Rp10.000
Kami menerima pembayaran berikut:
Beberapa metode pembayaran masih dalam proses aktivasi.
Konsumsi Energi Primer Indonesia 1997-2016
:[/]
[bold]
:[/]
[bold]
Nama Data
Kebutuhan Energi Primer Indonesia
1997
86,13
1998
84,66
1999
92,27
2000
100,11
2001
106,15
2002
111,37
2003
119,97
2004
119,12
2005
122,07
2006
123,93
2007
132,87
2008
131,3
2009
136,01
2010
149,31
2011
162,83
2012
170,54
2013
174,24
2014
162,9
2015
164,83
2016
175,04
A Font Kecil
A Font Sedang
A Font Besar
Konsumsi energi primer Indonesia pada 2016 tumbuh 5,9 persen. Data BP menunjukkan bahwa konsumsi energi Indonesia mencapai 175,04 juta tonnes setara minyak (Million Tonnes Oil Equivalent/MTOE) dari tahun sebelumnya 164,83 MTOE.
Alhasil, dalam 20 tahun terakhir konsumsi energi nasional telah meningkat lebih dua kali lipat dari konsumsi pada 1997 yang hanya mencapai 86,13 MTOE. Meningkatnya jumlah kendaraan bermotor, jumlah pabrik yang berdiri, permintaan lampu penerangan dan lainnya membuat konsumsi energi juga terus bertambah.
>
Kebutuhan energi Indonesia pada 2025 diperkirakan mencapai 412 MTOE dan menjadi 1.030 MTOE pada 2050. Pada akhir 2016, minyak bumi masih mendominasi pasokan energi nasional, yakni sebesar 72,6 MTOE atau 41,5 persen dari total kebutuhan. Pada 2050, kebutuhan energi minyak bumi ditargetkan hanya tinggal 20 persen. Sementara Energi Baru Terbarukan (EBT) akan mencapai 31 persen dari kebutuhan energi nasional.