Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan produksi padi di Jawa Barat pada 2024 tercatat -5,61%. Angka ini turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 9,43 juta ton. Sebelumnya menurut rekam jejak 16 tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di Jawa Barat pernah terjadi pada 2009 dengan pertumbuhan sebesar 11,98% dan untuk rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni turun 1,79%.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Nilai Ekspor Periode 2017-2025)
Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data produksi padi di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin menghasilkan produksi padi di tanah air.
Urutan pertama adalah Jawa Timur, yang bisa memproduksi hingga 9,27 juta ton. Provinsi ini mencatatkan penurunan -0,44 juta ton dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Swiss 2015 - 2024)
Setelahnya Jawa Tengah di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, produksi padi di provinsi ini tumbuh -2,12%. Periode yang sama tahun sebelumnya produksi padi di provinsi ini tercatat 9,08 juta ton.
Selanjutnya, produksi padi di Jawa Barat turun 5,61% menjadi 8,63 juta ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Sulawesi Selatan dengan produksi padi 4,82 juta ton (turun 1,19%) dan produksi padi di Sumatera Selatan naik 2,71% menjadi 2,91 juta ton dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini sepuluh provinsi dengan produksi padi tertinggi pada 2024:
- Jawa Timur 9,27 juta ton
- Jawa Tengah 8,89 juta ton
- Jawa Barat 8,63 juta ton
- Sulawesi Selatan 4,82 juta ton
- Sumatera Selatan 2,91 juta ton
- Lampung 2,79 juta ton
- Sumatera Utara 2,2 juta ton
- Aceh 1,66 juta ton
- Banten 1,55 juta ton
- Nusa Tenggara Barat 1,45 juta ton