Rata-rata populasi itik/itik manila di Indonesia saat ini sebesar 1,28 juta ekor data per 2024. Hanya sebagian kecil saja provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Jawa Barat mencatatkan populasi itik/itik manila tertinggi dengan 10,62 juta ekor. Di provinsi ini, Kementerian Pertanian - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini turun 6,28% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan selisih cukup besar dibandingkan peringkat sebelumnya, Jawa Timur berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, populasi itik/itik manila di provinsi ini tumbuh 16,37%. Jumlah populasi itik/itik manila di provinsi ini dilaporkan 9,06 juta ekor. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah populasi itik/itik manila terlihat naik 16,37% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 7,79 juta ekor.
Berikutnya, populasi itik/itik manila di Jawa Tengah turun 1,61% menjadi 6,19 juta ekor dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, populasi itik/itik manila di Sulawesi Selatan turun 43,72% menjadi 3,79 juta ekor dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan populasi itik/itik manila di Banten turun 14,04% menjadi 2,8 juta ekor dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan populasi itik/itik manila dengan jumlah tertinggi:
- Jawa Barat 10,62 juta ekor
- Jawa Timur 9,06 juta ekor
- Jawa Tengah 6,19 juta ekor
- Sulawesi Selatan 3,79 juta ekor
- Banten 2,8 juta ekor
- Sumatera Selatan 1,83 juta ekor
- Sumatera Utara 1,7 juta ekor
- Kalimantan Selatan 1,23 juta ekor
- Lampung 1,18 juta ekor
- Sumatera Barat 756,06 ribu ekor