Nilai ekspor SITC kode 71 mesin pembangkit tenaga di Kep. Riau tumbuh -44.19%. Angka ini turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat US$3,52 juta data per Juli 2024. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada Oktober 2022 dengan angka nilai ekspor SITC kode 71 mesin pembangkit tenaga mencapai US$3,5 juta. Adapun dalam enam tahun terakhir, nilai ekspor SITC kode 71 mesin pembangkit tenaga tercatat dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 17,44%
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Nilai Ujian Tes Terstandar Masuk ke SMA9 DEPOK 2025)
Rata-rata nilai ekspor SITC kode 71 mesin pembangkit tenaga di Indonesia saat ini sebesar US$13,27 juta data per Januari 2026. Hanya sebagian kecil saja provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), DKI Jakarta tercatat dengan nilai ekspor SITC kode 71 mesin pembangkit tenaga terbanyak, yaitu US$39,82 juta. nilai ekspor SITC kode 71 mesin pembangkit tenaga di DKI Jakarta saat ini setara dengan 100% dari total seluruh provinsi.
(Baca: Nilai Ekspor SITC Kode 12 Tembakau dan Olahan Tembakau Periode 2020-2026)
Berikutnya adalah Papua yang mencatatkan nilai ekspor SITC kode 71 mesin pembangkit tenaga US$510 lebih kecil periode yang sama bulan sebelumnya. Sedangkan untuk data bulanan, nilai ekspor SITC kode 71 mesin pembangkit tenaga di provinsi ini naik 30,77% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian dan Papua dengan nilai ekspor SITC kode 71 mesin pembangkit tenaga US$510
Berikut ini sepuluh provinsi dengan nilai ekspor SITC kode 71 mesin pembangkit tenaga tertinggi pada Januari 2026:
- DKI Jakarta US$39,82 juta
- Kep. Riau US$3,5 juta
- Riau US$3.910
- Sulawesi Selatan US$1.150
- Papua US$510