Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan jumlah pekerja di sektor konstruksi di perkotaan dan perdesaan di Jawa Timur angkanya berada di atas rata-rata nasional.
Publikasi data statistik 2024, Jawa Timur mencatatkan angka sebanyak 1,34 juta pekerja atau berada di urutan tiga dibandingkan 38 provinsi lainnya. Angka ini bertambah dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 1,27 juta pekerja
(Baca: Jumlah Perceraian di Papua Periode 2019-2024)
Jawa Barat berada di urutan pertama dengan jumlah pekerja di sektor konstruksi di perkotaan dan perdesaan mencapai 1,53 juta pekerja. Angka ini mencapai delapan kali dibandingkan dengan rata-rata nasional.
Berikutnya ada Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara. Sementara Papua Pegunungan menempati posisi terbawah dengan jumlah pekerja di sektor konstruksi di perkotaan dan perdesaan sebanyak 1.011 pekerja.
Berikut ini sepuluh provinsi dengan jumlah pekerja di sektor konstruksi di perkotaan dan perdesaan dari yang terbesar update data per 2024 yakni :
- Jawa Barat 1,53 juta pekerja
- Jawa Tengah 1,43 juta pekerja
- Jawa Timur 1,34 juta pekerja
- Sumatera Utara 377,69 ribu pekerja
- Banten 336,25 ribu pekerja
- Sulawesi Selatan 268,4 ribu pekerja
- Lampung 201,25 ribu pekerja
- DKI Jakarta 183,17 ribu pekerja
- Sumatera Selatan 174,89 ribu pekerja
- Bali 170,24 ribu pekerja
(Baca: Provinsi Jawa Timur Ekspor US$104,49 Juta Barang Barang Kayu dan Gabus)
Secara umum, rata-rata jumlah pekerja di sektor konstruksi di perkotaan dan perdesaan di Indonesia adalah 199,44 ribu pekerja pada 2024.